Breaking News:

Berita Sumenep

Jorok, Pantai Sapeken Sumenep Dipenuhi Sampah Buangan Warga

Salah satu warga setempat mengakui sudah kebiasaan warga membuang sampah sembarangan di bibir pantai.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Deddy Humana
surya/ali syahbana
Wajah pantai di Pulau Sapeken Sumenep yang sangat kotor akibat smapah plastik dari warga setempat. 

SURYA.CO.ID, SUMENEP - Tidak dibangunnya tempat khusus pembuangan akhir sampah di Pulau Sapeken Sumenep, mengakibatkan warga terbiasa membuang sampah seenaknya.

Dampaknya, menjadikan wajah pesisir pulau itu jorok karena sampah terlihat berserakan hampir di semua bibir pantai.

Kebanyakan yang menumpuk di tepi pantai adalah sampah plastik bekas, tetapi juga ada sampah kertas, kain dan sampah alam seperti daun kelapa.

Akbar Maulana, salah satu warga setempat mengakui sudah menjadi kebiasaan warga membuang sampah sembarangan di bibir pantai. Tetapi Akbar menolak semua karena murni kesalahan warga.

"Kebiasaan warga membuang sampah ke bibir pantai sudah lama, karena di sapeken ini tidak ada tempat pembuangan akhir. Jadi, semua warga membuangnya ke laut," kata Akbar kepada TribunMadura.com, Rabu (23/9/2020).

Pria keturunan asli suku Bajo ini berharap Pemkab Sumenep memberikan porsi lebih untuk penanganan sampah di pulau terluar Sumenep tersebut.

"Kalau terus kotor ya orang luar malas mampir ke pulau ini. Meski di sini ada tempat wisata mangrove yang berpotensi untuk dikembangkan," katanya.

Sebelumnya Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim melakukan serah terima pembuangan sampah (TPS) 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) tahun anggaran 2020 pada safari ke Sapeken pekan lalu.

Namun setelah peresmiannya, fasilitas TPS 3R yang menghabiskan anggaran Rp 500 juta itu belum dioperasikan. ****

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved