Breaking News:

Virus Corona di Bangkalan

Polres Bangkalan Salurkan 10 Ton Beras untuk Warga Terdampak Pandemi Covid-19

Polres Bangkalan menggelontorkan sebanyak 10 ton beras kepada masyarakat terdampak pandemi corona

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/ahmad faisol
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra dibantu sejumlah personil menaikkan ribuan paket beras kemasan 5 Kilogram ke mobil-mobil opersional polsek, Sabtu (15/8/2020). 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN - Momen peringatan Kemerdekaan Ke-75 Republik Indonesia, Polres Bangkalan menggelontorkan sebanyak 10 ton beras kepada masyarakat terdampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Sabtu (15/8/2020).

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengungkapkan, pendistribusian paket beras kali ini merupakan gelar Bakti Sosial Polri Peduli Covid-19 dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Ke-75 Republik Indonesia.

"Kami distribusikan beras dari Mabes Polri, kurang lebih 10 ton. Kami kemas menjadi 2.000 paket, 5 kilogram per paket," ungkap Rama.

Dalam pendistribusian ribuan paket beras tersebut, Polres Bangkalan mengerahkan seluruh mobil operasional 17 polsek.

"Kami distribusikan melalui 17 polsek ditambah satu Kecamatan Kota. Kami salurkan kepada warga terdampak pandemi Covid-19," jelasnya.

Pendistribusian ribuan paket beras kali ini merupakan kegiatan bansos kesekelian kalinya yang dilakukan Polres Bangkalan selama pandemi Covid-19.

Terakhir, Rama bersama Pejabat Utama Polres Bangkalan menyisir Selat Madura menggunakan kapal patroli milik Satpolair Polres Bangkalan, Rabu (15/7/2020).

Kala itu, pendistribusian 60 paket sembako berisikan beras, gula, kecap, minyak goreng, dan mi instan kepada para nelayan sempat terkendala kencangnya angin dan derasnya hujan.

Sehingga Kapal X-1031 bermesin ganda yang ditumpangi Rama dan Wakapolres Kompol Deky Hermansyah, kesulitan mendekat ke perahu-perahu nelayan yang berlindung di bawah Jembatan Suramadu.

"Semoga bakti sosial ini bermanfaat dan sedikit mengurangi beban warga yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi (Covid-19) ini," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved