Breaking News:

Single Focus

Kembali Digemari, Harga Ikan Cupang Kian Melambung

Ikan cupang kembali naik daun. Ikan mungil bernama latin betta fish kini banyak digandrungi oleh masyarakat. Harganya pun kian melambung

surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Ikan Cupang (Betta Fish) jenis Plakat Super Red koleksi Doni Maulana yang dipelihara dan dikembangbiakkan di kawasan Jl Mleto, Rabu (29/7). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ikan cupang kembali naik daun. Ikan mungil bernama latin betta fish kini banyak digandrungi oleh masyarakat, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa.

Warna serta coraknya yang cerah dan beragam menjadi salah satu daya tarik ikan tawar yang harganya bisa mencapai jutaan rupiah ini.

Seperti halnya Doni Maulana yang gemar memelihara ikan cupang sejak 1998.

Menurutnya, ikan cupang diminati sejak dulu oleh penggemar beratnya.

"Yang booming saat ini sekadar ingin memelihara saja. Kalau saya sudah pelihara sejak '98. Namun sempet vakum 2006, mulai bergelut lagi sejak 2018," katanya kepada Surya.

Bagi Doni, di antara ikan hias yang lain, cupang paling menarik untuk dipelihara. Selain coraknya yang indah, ikan ini cenderung lebih mudah dipelihara.

"Pemeliharaannya praktis, tidak perlu filter air dan aerator. Selain itu, juga tidak membutuhkan space yang besar seperti ikan-ikan lainnya," ungkap Doni.

Ikan cupang cukup diberi space soliter atau wadah kaca setidaknya berukuran 20×15 cm. Untuk makannya, bisa diberi kutu air, cacing sutra, atau larva nyamuk.

"Penggantian airnya lima hari atau seminggu sekali supaya ikannya tidak stres. Kalau bisa, pakai air sumur atau air isi ulang. Tanpa filter air, ikan cupang tetap bisa hidup," papar Doni, yang memiliki koleksi 3.000 ekor ikan hias ini.

Harga makin naik

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved