Inikah Saingan KKB Papua? Punya Atribut Mirip TNI-Polri, Paulus Waterpauw Beber Modus Rekrut Anggota
Selain KKB Papua, ternyata ada organisasi ilegal lain yang kini mulai eksis di Papua. Punya atribut mirip TNI-Polri, Siapa mereka?
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Putra Dewangga Candra Seta
Bagi personel yang bersedia menjadi pasukan organik di wilayah Papua Barat, mereka akan mendapat prioritas pendidikan kenaikan pangkat.
"Dari penugasan BKO gelombang pertama dan kedua, di wilayah Kodam Patimura, Kodam Cenderawasih dan Kodam Kasuari total sudah ada 435 personel yang secara sukarela menjadi pasukan organik.
Awalnya BKO, setelah di sini mereka betah dan ingin menetap bertugas di sini," katanya.

Sementara itu, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Ali Hamdan Bogra mengatakan, ratusan prajurit BKO itu didatangkan dari Kodam I/Bukit Barisan, Kodam II/Sriwijaya, Kodam III/Siliwangi, Kodam IV/Diponegoro, Kodam V/Brawijaya, Kodam VI/Mulawarman, Kodam IX/Udayana, Kodam XII/Tanjungpura/ Kodam XIII/ Merdeka, Kodam XIV Hasanuddin, Kodam Jaya serta Kodam Iskandar Muda.
"Dari rekapitulasi tersebut, dari perwira ada 49 orang, bintara 234, dan tamtama 128 orang. Saat ini mereka sedang menjalani pembekalan selama 14 hari sejak tanggal 2 hingga 15 Juli 2020," kata Pangdam Kasuari.
Usai pembekalan, mereka akan ditugaskan di satu kodim organik dan enam kodim persiapan.
Di antaranya, Kodim 1809/Teluk Bintuni 59 orang, Kodim persiapan Sorong Selatan 59 orang, Kodim persiapan Maybrat 59 orang, Kodim persiapan Tambrauw 59 orang, Kodim persiapan Manokwari Selatan 58 orang, Kodim persiapan Pegunungan Arfak 58 orang, dan Kodim persiapan Teluk Wondama 59 orang.
"Enam kodim persiapan ini merupakan cikal bakal kodim organik di jajaran Kodam XVIII/Kasuari. Kami berupaya seluruh kabupaten di Papua Barat masing-masing akan ada satu kodim," kata Ali.
Polda Jabar Kirim 96 Brimob
Sebelumnya, untuk membantu TNI-Polri mengamankan Papua dari teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, Polda Jawa Barat mengirimkan 96 personel Brimob.
Teror KKB Papua memang cukup gencar di beberapa bulan terakhir.
Terlebih lagi ada indikasi teror KKB Papua akan meningkat menjelang 1 Juli, yang diklaim sebagai Hari Kemerdekaan Papua Barat.
Polda Jawa Barat menerjunkan 96 personel Brimob ke Papua untuk membantu pengamanan di wilayah yang rawan gangguan KKB Papua.
Melansir dari Antara, Wakil Kepala Polda Jawa Barat, Brigadir Jenderal Polisi Akhmad Wiyagus, menyampaikan para personel itu bakal bertugas selama enam bulan ke depan di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua.

• KKB Papua Tak Akan Bisa Berkutik, TNI AD Datangkan 411 Prajurit dan Disebar ke Beberapa Wilayah
Akhmad mengaku hal ini merupakan suatu kehormatan dapat membantu mengamankan Papua dari teror KKB Papua.