Virus Corona di Surabaya

Viral Penanganan COVID-19 di Surabaya Dikritik, Sebelumnya Risma Tanggapi Pasien Corona Melonjak

Jumlah pasien COVID-19 ( virus corona) di Kota Surabaya melonjak dari hari ke hari meski PSBB telah digelar hingga jilid II dan kinimemasuki jilid III

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Iksan Fauzi
Kolase SURYA.co.id/Twitter
Ilustrasi Walikota Risma dan kritikan penanganan Covid-19 di Surabaya. 

"Jadi kita coba luruskan biar tidak salah persepsi," tambah Fikser.

Iluastrasi
Iluastrasi (Tangkapan layar Twitter)

Tanggapan Risma

Sebelumnya, dikutip dari Tribunnews.com, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyebut meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Surabaya karena telah dilakukan tes secara massal.

"Benar (meningkat) dan ini memang by desain, kami rapid test dan swap massal," ujar Risma saat acara silahturahmi virtual, Selasa (26/5/2020).

Menurut Risma, Pemkot Surabaya bekerjasama dengan instansi lainnya, melakukan tes terhadap 17 ribu warga di wilayah zona merah di Surabaya.

"Satu kampung bisa 200 tes dan sekarang sudah tes 17 ribu warga," ujar Risma.

Ia menjelaskan, dari hasil rapid test akan dilakukan swap bagi warga yang hasilnya reaktif dan ketika dinyatakan positif, maka langsung dilakukan dilakukan perawatan di rumah sakit.

"Yang hasil rapid test reaktif, kami isolasi 14 hari di hotel sembari dilakukan tes swap. Ini jadinya sudah kami prediksi (mengalami peningkatan)," ucap Risma.

Risma menilai, dengan melakukan tes massal maka mata rantai penyebaran Covid-19 di Surabaya dapat segera diputus dan mendapatkan data akurat terkait pesebarannya.

"Sekarang mulai menurun dari hasil rapid test, dulu dari 200 tes, 50-nya reaktif. Sekarang tinggal delapan sampai 10 orang," ucap Risma.

Melansir laman lawancovid-19.surabaya.go.id, hingga Selasa (26/5/2020) pagi, kasus positif COVID-19 di Surabaya mencapai 2095 kasus.

Dengan rincian 1.730 dalam perawatan, 188 sembuh dan 177 meninggal dunia seperti dilansir dari www.lawancovid-19.surabaya.go.id.

Sementara menurut data per wilayah, Surabaya Timur menjadi wilayah dengan paparan tertinggi mencapai 728 orang terkonfirmasi positif COVID-19.

Sementara itu, Surabaya Selatan mencatat 432 kasus positif COVID-19 dan Surabaya Utara 398 kasus.

Sebagian artikel ini telah tayang https://m.tribunnews.com/amp/regional/2020/05/26/warga-yang-positif-covid-19-di-surabaya-melonjak-ini-tanggapan-risma?

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved