Ciri-Ciri HP Black Market (BM) yang Diblokir Mulai Hari Ini, Cermati 4 Hal Berikut di Android&iOS;
Pemerintah melalui resmi memberlakukan pemblokiran ponsel ilegal melalui deteksi IMEI Perangkat, Sabtu (18/4/2020).
Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Adrianus Adhi
Bicara soal IMEI, setiap ponsel dari beragam merek baik buatan lokal ataupun impor pasti memiliki IMEI.
Nomor IMEI merupakan kode unik dari setiap perangkat ponsel yang berlaku secara internasional.
Kode IMEI terdiri dari 14 hingga 16 digit. Nomor IMEI ini bukan semata untuk keperluan dagang, dan untuk mengetahui tipe ponsel, tapi, juga untuk keamanan ponsel yang dipakai.
Ketika ponsel dicuri, pengguna bisa melaporkan kode IMEI ke operator seluler sehingga bukan hanya nomor yang diblokir, pencuri juga tidak bisa menggunakan ponsel tersebut.
Pengguna juga bisa melaporkan nomor IMEI ponsel yang dicuri ke kepolisian untuk dilacak.
3. Biasanya dijual di toko online.
Banyak ditemukan bahwa ponsel BM dijual melalui online dan tidak mempunyai toko fisik.
Jadi kalau Anda mau bertransaksi, hanya modal saling percaya saja.
Karena transaksi online, maka penipuan pun tak jarang terjadi seperti uang sudah ditransfer, tetapi barang tak kunjung datang.
Barang rekondisi atau palsu dibilang original dan kasus-kasus penipuan lainnya.
4. Cek Nomer IMEI
Apabila kamu melakukan transaksi langsung, atau COD (Cash on Delivery) lakukan cek IMEI terlebih dahulu sebelum bertransaksi. Tentunya, ini demi menghindari pembelian unit ponsel ilegal atau BM.
Berikut cara cek IMEI di ponsel Android atau IOS
Android
Pada ponsel Android, cara mengetahui IMEI bisa dilakukan di menu setelan atau setting.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ponsel-baru22.jpg)