Virus Corona

Pengusaha Ancam Tak Beri THR 2020 Berdalih Virus Corona, Ini Sanksi yang Bisa Menjeratnya!

Sejumlah pekerja terancam tidak mendapatkan tunjangan hari raya (THR) penuh atau bahkan tidak mendapatkan sama sekali.

dok.surya
ILustrasi THR untuk pekerja yang tahun 2020 ini terancam tidak diberikan oleh pengusaha. 

SURYA.CO.ID, JAKARTA - Sejumlah pekerja terancam tidak mendapatkan tunjangan hari raya (THR) penuh atau bahkan tidak mendapatkan sama sekali. 

Hal ini dimungkinkan karena di masa pandemi virus corona covid-19 ini banyak perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan. 

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengungkapkan, pengusaha tidak menjamin dapat membayar penuh gaji dan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerja.

Menurut Hariyadi, tidak adanya jaminan tersebut lantaran tidak adanya pemasukkan ke perusahaan akibat dampak dari wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia.

"Sekarang customer-nya tidak datang, tidak ada penjualan, otomatis enggak sanggup karena enggak ada cash inflow. Perusahaan itu kan ditopang adanya cashflow, nah sekarang enggak ada," ujarnya ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Lalu, bolehkan pengusaha tidak membayar THR karyawan? 

Sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 20 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pemberian Sanksi Administratif Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, THR harus diberikan kepada pekerja

THR bagi pekerja ini harus dibayarkan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan. 

Hal ini tertulis dalam Pasal 8 Permenaker) Nomor 20 Tahun 2016 .

Sanksi pengusaha tidak membayar THR

Halaman
1234
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved