Oknum Bidan Praktik Aborsi di Hotel

Oknum Bidan di Surabaya yang Bantu Aborsi Berdalih Kemanusiaan

"Setelah terjadi transaksi jasa aborsi ilegal itu, pasangan muda dan oknum bidan kemudian bersepakat untuk melakukan aborsi di salah satu hotel

istimewa
Ilustrasi bidan aborsi bayi remaja 17 tahun 

SURYA.co.id | SURABAYA - Polisi terus melakukan penyelidikan terhadap kasus aborsi yang dilakukan oleh SM (31) oknum Bidan asal Lakarsantri Surabaya.

SM melakukan praktik ilegalnya itu terhadap seorang gadis berusia 17 tahun (sebut saja Mawar) asal Surabaya.

Di tengah usia kandungan 20 Minggu, MZ (32) kekasih Mawar yang telah menghamilinya berniat menggugurkan janin di rahim Mawar.

Awalnya, pertemuan antara Mawar dan MZ dengan SM itu terjadi saat kedua pasangan di luar nikah tersebut konsultasi kandungan kepada SM.

"Kemudian terjadi pembicaraan yang menjurus pada aborsi lantaran pertimbangan faktor kesehatan dan sosial," sebut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran melalui Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak, Iptu Harun, Senin (6/4/2020).

Setelah itu kedua pasangan tersebut kembali ke rumah dan berbincang terkait rencana aborsi. Setelah keduanya sepakat, MZ pun menghubungi SM untuk menanyakan harga.

"Setelah terjadi transaksi jasa aborsi ilegal itu, pasangan muda dan oknum bidan kemudian bersepakat untuk melakukan aborsi di salah satu hotel di Surabaya," tambahnya.

Harga yang dipatok tersangka sebesar 1,5 juta rupiah untuk pemberian anistesi, infus dan obat pendorong agar janin tersebut keluar.

"Tetapi yang keluar hanya darahnya saja, untuk janin masih ada di rahim tersangka Mawar," lanjut Harun.

Selamg tiga hari, janin tersebut tiba-tiba keliar dari rahim Mawar dalam kondisi meninggal. 

Halaman
12
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved