Viral Media Sosial

UPDATE Video Viral Siswi SMK Digerayangi 3 Pria: 5 Pelajar Tak Ditahan, Sekolah Terancam Disanksi

Fakta terbaru terungkap dalam kasus video viral siswi SMK di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara digerayangi teman-temannya di sekolah.

tribun manado
Update video viral siswi SMK digerayangi teman-temannya, 5 pelajar yang ditetapkan tersangka tak ditahan. 

Pengakuan ini diucapkan seorang pelaku usai ditangkap Polsek Bolaang Mongondow, Selasa (10/3/2020). 

Sebelumnya, polisi menangkap lima siwa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)  di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara atas kasus ini. 

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abbast mengatakan, para tersangka ini masih berusia 16 sampai 17 tahun.

"Dari lima tersangka, tiga orang laki-laki, dua perempuan inisialnya PL, NP, RM, NR, dan PN, " jelasnya.

Jules mengatakan, kelima tersangka saat ini diamankan di Mapolsek Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Sambungnya, untuk kasus ini sendiri ditangani oleh penyidik Polres Bolaang Mongondow, karena lokasi sekolah lebih dekat dengan Mapolsek Bolaang.

"Jadi para tersangka diamankan di sana. Artinya penyidik meminjam tempat," ujarnya.

Berikut fakta-fakta yang terungkap dalam kasus ini: 

1. Korban & pelaku Sahabat akrab

Lima anak berhadapan dengan hukum (ABH) dan korban seorang  siswa SMK di Bolmong dalam video viral pelecehan seksual ternyata adalah sahabat akrab.

"Mereka kawan sekelas," kata Kapolres Bolmong AKBP Indra Pramana.

2. Cuma bercanda

N seorang pelaku kepada Tribun membeber, perbuatan tersebut hanya iseng saja.

"Torang cuma bakusedu (saya cuma bercanda)," kata dia.

Menurut dia, peristiwa itu terjadi pada tanggal 26 Februari 2020, saat jam istirahat.

Sebut Indra, pengakuan lima anak itu dan korban, perbuatan itu hanya candaan.

Korban tak merasa apa apa sampai kemudian video itu viral.

Seorang siswa perempuan berinisial NR menaruh video itu di story WA nya kemudian tersebarlah. 

Seorang siswa wanita lantas mengupload video tersebut pada Senin kemarin.

"Kami tak menyangka bakal seperti ini," katanya.

3. Mengaku menyesal

N mengaku menyesal.

Apalagi setelah dia ditangkap polisi bersama empat temanntya. 

Pantauan Tribun Manado (grup surya.co.id), lima siswa dan korban menjalani pemeriksaan terpisah.

Kelimanya di ruangan sebelah kiri dan korban sebelah kanan ruangan Reskrim.

Tiga dari lima siswa tersebut adalah pria.

Mereka tampak tertunduk lesu.

Dua siswi lainnya terlihat menutupi mulut dengan kain.

Sementara siswi korban nampak memberi keterangan pada polisi sambil meneteskan air mata. 

4. Kepala sekolah terpukul 

Perasaan terpukul dirasakan oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SMK di Bolmong, Sulawesi Utara

Ia mengaku sulit tidur semalam gara-gara memikirkan kasus tersebut.

Tampak ia letih dan matanya memerah.

Bersama seorang guru, dirinya memenuhi pemeriksaan di Polsek Bolaang.

"Minta maaf pak saya belum bisa kasih komentar, saya terpukul," kata dia kepada Tribun Manado di kantor Polres Bolmong, Selasa (10/3/2020). (art)

5. Telusuri penyebarnya

Kapolres Bolaang mengatakan, pihaknya akan menelusuri penyebar video tersebut.

Kasat Reskrim Polsek Bolaang AKP M Ali Tahir membeber peran kelima siswa tersebut.

Seorang siswa wanita. berinisial RS (17) merekam video itu.

Siswa pria N (17) memegang kaki korban.

PS (16) siswa pria memegang lengan kiri korban dan NR (17), siswa wanita, memegang lengan kanan korban.

Tangan yang meraba alat sensitif korban milik dua siswi wanita yakni PN (17) dan NR (17).

Korban sendiri berinisial R (17).

"Pengakuannya mereka hanya bercanda," kata dia.

VIDEO VIRAL Pemuda Dikeroyok, Dipukuli Helm hingga Tersungkur & Digilas Motor, Pemicunya Sepele

Hijab Inul Daratista saat Foto Bareng Wali Kota Tri Rismaharini Tak Main-main, Bandingkan Gayanya

5 FAKTA Remaja Surabaya Berbuat Dosa di Semak-semak Bundaran Waru, Hal Serupa Dilakukan Gadis Madura

Pasien RS Ibnu Sina Gresik yang Pulang dari Malaysia Dinyatakan Negatif Corona dan telah Dipulangkan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Siswi SMK Digerayangi Paksa, Polisi Akan Panggil Pihak Sekolah"

Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved