Viral Media Sosial

4 FAKTA Penabrak Ibu Hamil setelah Korban & Janinnya Tewas: Syok, Tak Nafsu Makan & Nasib 3 Anaknya

Sosok Firda Meisari (28), wanita yang tabrak ibu hamil sampai tewas di Gang Madat, Jalan Palmerah Utara IV, RT 13 RW 06, Palmerah, Jakarta Barat jadi

Editor: Musahadah
tribun jakarta
Mobil Toyota Rush yang menabrak ibu hamil hingga tewas di Palmerah, Jakarta Barat. 

Suami Erlinda yang menunggu di sebrang jalan pun terlihat syok dan langsung menghampiri sang istri yang berlumuran darah untuk menolongnya.

Namun nahas, nyawa Erlinda dan bayinya tak tertolong setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

2. Pelaku Syok hingga Tak Nafsu Makan

Ibu Hamil Tewas Ditabrak Wanita Belajar Nyetir di Jakarta, Padahal dia mendambakan memiliki anka sejak 6 tahun pernikahannya.
Ibu Hamil Tewas Ditabrak Wanita Belajar Nyetir di Jakarta, Padahal dia mendambakan memiliki anka sejak 6 tahun pernikahannya. (Instagram)

Firda Meisari tampak masih terpukul atas kejadian yang ia alami.

Saat berada di ruang pemeriksaan Satlantas Jakarta Barat, pikirannya begitu kosong.

Berulang kali, ia hanya melamun dan menangisi apa yang dia perbuat terhadap seorang wanita hamil, nafsu makannya pun sama sekali tak ada.

"Pelaku begitu menyesal, saat diperiksa saja dia bengong terus dan enggak nafsu makan. Katanya dia ketakutan karena mengaku masih selalu terbayang-bayang kejadian itu," kata Kasat Lantas Jakarta Barat, Kompol Hari Admoko menceritakan perilaku Firda saat ditemui di Pos Lantas Slipi, Jakarta Barat, Jumat (28/2/2020).

Hari memahami bahwa Firda begitu trauma, mengingat antara pelaku dan korban sama-sama perempuan.

"Ya namanya pelaku dan korban kan sama-sama perempuan, apalagi korban juga lagi hamil jadi pasti dia begitu ketakutan lah," kata Hari.

3. Tanggung semua biaya perawatan korban

Viral Video CCTV Rekam Wanita Hamil Tewas Tertabrak di Jakarta Barat.
Viral Video CCTV Rekam Wanita Hamil Tewas Tertabrak di Jakarta Barat. (IST)

Menurut Kasat Lantas Jakarta Barat, Kompol Hari Admoko, selain menyesali perbuatannya, korban juga begitu bertanggungjawab terhadap korban dan keluarganya.

Adapun saat kejadian, pelaku dan suaminya yang membawa korban ke Rumah Sakit Bakti Mulia untuk mendapat pertolongan medis.

Bahkan, kata Hari, pelaku sudah mengeluarkan uang sampai Rp 70 juta untuk membayar pengobatan hingga pemakaman korban dan cabang bayinya yang dikebumikan di kampung halamannya di Pati, Jawa Tengah.

Diketahui, pasca kecelakaan, korban sempat menjalani operasi kuret untuk mengeluarkan janin enam bulannya yang meninggal dunia.

Beberapa jam kemudian, akhirnya korban yakni Erlinda (27) yang menghembuska nafas terakhirnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved