Berita Magetan

Tangis Histeris Keluarga Sambut Kedatangan Jenazah Kopda Anumerta Dwi Purnomo di Magetan

Jenazah Kopda Anumerta Dwi Purnomo dan prajurit lainnya ditemukan setelah enam bulan lebih pencarian.

surya.co.id/doni prasetyo
Jenazah Kopda Anumerta Dwi Purnomo disemayamkan di rumah duka Desa Banjarpanjang, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Selasa (18/2/2020). 

SURYA.co.id | MAGETAN - Jenazah Kopda Dwi Purnomo akhirnya tiba di rumah duka Desa Banjarpanjang, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Selasa (18/2/2020), dini hari sekitar pukul 01.00 WIB

Kopda Dwi Purnomo merupakan anggota Skadron 31/Serbu Puspenerbad, Semarang yang gugur bersama 12 prajurit lainnya, setelah Helikopter CN 235, yang ditumpangi jatuh di daerah pegunungan Oksibil, Papua, 28 Juni 2019.

Jenazah Kopda Anumerta Dwi Purnomo dan prajurit lainnya ditemukan setelah enam bulan lebih pencarian.

Jenazahnya Kopda Anumerta Dwi Purnomo yang diterbangkan dari Base Ops Lanud Silas Papare, Distrik Sentani Kabupaten Jayapura, Papua ke rumah duka, disambut tangis histeris keluarganya.

Jenazah mekanik helikopter MI -17 V5 HA 5138 ini dishalatkan oleh keluarga dan warga di rumah orangtuanya Buningan, di Desa Banjarpanjang, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan.

Tetangga dan kerabat melakukan shalat jenazah di depan jasad Kopda Anumerta Dwi Purnomo di rumah duka Desa Banjarpanjang, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Selasa (18/2/2020).
Tetangga dan kerabat melakukan shalat jenazah di depan jasad Kopda Anumerta Dwi Purnomo di rumah duka Desa Banjarpanjang, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Selasa (18/2/2020). (surya.co.id/doni prasetyo)

Rencananya jenazah Kopda Anumera Dwi Purnomo, dimakamkan dengan upacara militer di tempat pemakanan umum (TPU) desa setempat, Selasa (18/2/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Almarhum Kopda Anumerta Dwi Purnomo meninggalkan seorang istri dan satu anak yang saat ini berusia lima tahun.

Almarhum Kopda Anumerta Dwi Purnomo, kelahiran Magetan, 28 Juli 1989 ini merupakan anak ketiga dari pasangan Buningan dan Sumini, mendapat tugas di Papua.

Berbagai ucapan duka cita atas gugurnya putra terbaik bangsa ini memenuhi rumah duka.

Ucapan duka, tidak hanya datang dari jajaran militer, juga kesatuan almarhum di Puspenerbad Semarang, tapi juga datang dari forum komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Magetan.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved