Berita Bojonegoro

Jadi Calo CPNS di Bojonegoro, Guru PNS Ini Umroh, Beli 7 Motor dan Renovasi Rumah, Raup 2,4 Miiar

Sandiyono (37) merupakan salah satu Calo CPNS di Bojonegoro yang sudah meraup untung mencapai Rp 2,46 miliar.

Humas Polres Bojonegoro
Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan saat ungkap kasus oknum guru tipu puluhan korban untuk bisa diterima PNS, Rabu (8/1/2020). 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Sandiyono (37) merupakan salah satu Calo CPNS di Bojonegoro yang sudah meraup untung mencapai Rp 2,46 miliar.

Sandiyono merupakan Guru PNS yang sehari-hari mengajar di sebuah SDN di Ngasem, Kabupaten Bojonegoro

Dalam rentang 2 tahun menjadi Calo CPNS, Sandiyono sudah menjanjikan kepada 82 orang agar bisa menjadi guru SDN melalui jalur khusus. 

Agar bisa diterima, warga Desa Panjang, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro itu meminta setiap korbannya membayar Rp 30 juta supaya bisa diterima.

Namun, jalan mulus Sandiyono menjadi Calo CPNS selama dua tahun, sejak 2017 itu kini berbuah getah pahit.

Pasalnya, salah satu korbannya melaporkan perbuatan Guru PNS itu kepada aparat kepolisian.

Sandiyono pun tak berkutik ketika anggota Satreskrim Polres Bojonegoro meringkusnya.

Bahkan, dari aksi kejahatannya selama dua tahun berlalu itu, oknum guru SDN tersebut sudah mendapatkan Rp 2,460 miliar.

Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan mengatakan, kepada penyidik tersangka mengaku sudah menipu 82 orang korbannya.

Modusnya setiap calon korban diberi kabar jika ada penerimaan guru SDN melalui jalur khusus, untuk bisa diterima maka calon korbannya harus menyiapkan uang Rp 30 juta.

Halaman
12
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved