Pilbup Sidoarjo 2020

KPU Sebutkan Syarat Bacakda yang Hendak Maju Pilbup Sidoarjo 2020 Lewat Jalur Independen

Divisi Teknis KPU Sidoarjo, Miftakul Rohma mengatakan, bakal calon yang hendak maju melalui jalur independen memang harus menyerahkan syarat dukungan

KPU Sebutkan Syarat Bacakda yang Hendak Maju Pilbup Sidoarjo 2020 Lewat Jalur Independen
SURYA.co.id/Kukuh Kurniawan
Divisi Teknis KPU Sidoarjo, Miftakul Rohma, Sabtu (7/12/2019). 

Laporan Reporter, Kukuh Kurniawan

SURYA.co.id | SIDOARJO - Bakal calon kepala daerah (Bacakda) Kabupaten Sidoarjo yang melalui jalur independen harus menyerahkan syarat dukungan berupa hard copy dan soft copy kepada KPU Sidoarjo.

Divisi Teknis KPU Sidoarjo, Miftakul Rohma mengatakan, bakal calon yang hendak maju melalui jalur independen memang harus menyerahkan syarat dukungan tersebut baik dalam bentuk hard copy maupun soft copy.

"Penyerahan hard copy sendiri dilakukan untuk formulir B.I-KWK Perseorangan yang ditempeli dengan foto kopi KTP pendukung. Sedangkan untuk penyerahan dalam bentuk soft copy harus dilakukan dengan menginput data masing - masing pendukung ke Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Namun sebelum pasangan calon independen melakukan penginputan data para pendukungnya, mereka harus meminta user dan password dahulu ke KPU Sidoarjo," jelas Miftakul, Sabtu (7/12/2019).

Ia menambahkan, untuk tim penginput data dukungan dari pasangan calon independen haruslah membawa surat mandat yang ditandatangani kedua pasang calon independen.

"Nantinya baru akan kita serahkan username dan password Silon itu," tambahnya.

Selain itu dirinya juga menerangkan, selain menyerahkan formulir B.I-KWK, pasangan calon independen juga harus menyerahkan formulir B.I.I-KWK Perseorangan di mana formulir itu merupakan cetakan dari Silon yaitu hasil dari penginputan data pendukung yang telah dilakukan sebelumnya.

"Penginputan data dukungan harus dilakukan berdasarkan basis desa atau kelurahan masing-masing. Selain itu, mereka harus menyerahkan juga formulir B.2-KWK Perseorangan. Formulir tersebut merupakan hasil rekapitulasi jumlah dukungan pada masing-masing wilayah dan formulir itu juga merupakan hasil dari cetakan Silon," bebernya.

Miftakul Rohma juga menambahkan, ada sembilan item data pada masing-masing pendukung pasangan calon yang harus diinput.

"Mulai dari nama hingga status perkawinan para pendukung pasangan calon. Jadi para pasangan calon independen dan timnya harus menginput satu persatu sejumlah dukungan yang dipersyaratkan yaitu minimal 90.843 dukungan," tandasnya.

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved