Berita Kesehatan
Berikut Ciri-ciri Anak Anda Mengalami Alergi, Ini Sebaiknya yang Harus Dilakukan
Orang tua harus segera memeriksakan anak ketika mengalami alergi, berikut beberapa ciri khas anak yang mengalami alergi
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Cak Sur
Terakhir yakni uji tempel kulit yang dilakukan dengan cara menempelkan alergen di kulit selama dua sampai tiga hari. Pemeriksaan ini, ungkap Septria, tidak rutin dilakukan.
"Pemeriksaan lain seperti kinesologi, elektrodermal, tes bandul, dan sebagainya merupakan pemeriksaan yang belum standar dan belum terbukti sebagai pemeriksaan alergi," tutupnya.
Tes Alergi? Apakah Perlu?
Alergi merupakan reaksi yang menyimpang dari normal terhadap berbagai rangsangan atau zat dari luar tubuh.
Demikian yang disampaikan dokter spesialis anak MedicElle Clinic, dr Septria Erlitarini SpA.
Beberapa orang alergi terhadap makanan. Ada pula yang alergi terhadap debu rumah dan bulu binatang.
Untuk memastikan sumber alergi, apakah tes alergi harus dilakukan?
Septria mengatakan, tes alergi tidak dilakukan pada semua kasus penyakit alergi.
"Tes alergi bukan untuk menegakkan diagnosis penyakit alergi dan tidak perlu dilakukan pada kasus-kasus yang faktor pencetusnya telah terlihat," jelasnya.
Tes alergi, lanjutnya, dibutuhkan oleh pasien dengan gejala yang pencetus alerginya belum diketahui secara jelas.
"Ada berbagai tes alergi yang bisa dilakukan. Di antaranya skin prick test (SPT), pemeriksaan IgE spesifik dalam darah, dan uji tempel klinis," katanya.
Sementara pemeriksaan lain, lanjutnya, seperti kinesologi, elektrodermal, tes bandul, dan sebagainya merupakan pemeriksaan yang belum standar dan belum terbukti sebagai pemeriksaan alergi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/dr-septria-erlitarini-spa.jpg)