Citizen Reporter
Komunitas Gazebo Literasi Kenalkan Dongeng untuk Tuli
Mereka diajak bermain sambung kata menggunakan bahasa oral tanpa suara.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Lulusan magister bidang linguistik terapan itu mengajak sahabatnya Rizka, pendongeng di berbagai komunitas mendongeng di Jawa Timur.
Mereka memulai aktivitas komunitas dengan mendongeng menggunakan metode khusus untuk tuli dari SLB ke SLB.
Pengunjung kafe antusias mengikuti diskusi yang diselenggarakan mulai pukul 19.00-21.00 itu.
Banyak yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Komunitas Tuli dan cara mendongeng untuk anak tuli.
Salah satu pertanyaan menarik disampaikan Indra yang berprofesi sebagai instruktur siap siaga bencana.
Indra bertanya tentang cara mengenalkan bunyi-bunyi alaram tanda bencana kepada peserta pelatihan yang tuli.
Narasumber menyarankan perlu diadakan alarm khusus penyandang tuli, yaitu alaram sinar lampu.
Diskusi ditutup dengan foto bersama dengan salam lima jari sejajar dengan telinga.
Itu adalah bahasa isyarat dari kata mendongeng dalam Bisindo.
Diah Ayu Puspitasari
Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Pascasarjana Universitas Negeri Malang
Diah4yuP@gmail.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/literasi-tuli.jpg)