Citizen Reporter

Komunitas Gazebo Literasi Kenalkan Dongeng untuk Tuli

Mereka diajak bermain sambung kata menggunakan bahasa oral tanpa suara.

Komunitas Gazebo Literasi Kenalkan Dongeng untuk Tuli
ist/Citizen Reporter
Komunitas Gazebo Literasi Kenalkan Dongeng untuk Tuli 

SURYA.co.id - Literasi adalah hak semua kalangan, termasuk anak-anak tuli.

Berangkat dari itu, Gazebo Literasi menyelenggarakan diskusi berkaitan dengan literasi dan dunia tuli, Jumat (11/10/2019).

Diskusi yang berlangsung di kafe yang terletak di Jalan Dermo, Malang, itu bertema Meliterasikan Bahasa Isyarat melalui Tuli Mendongeng.

Narasumber dalam diskusi itu adalah Gadis K Pratiwi, penggagas komunitas Tuli Mendongeng.

Sebelum menyampaikan materi, alumnus Universitas Monash Australia itu mengajak peserta diskusi untuk berbaris.

Mereka diajak bermain sambung kata menggunakan bahasa oral tanpa suara.

Narasumber bermaksud memberi gambaran rasa berkomunikasi yang dialami kelompok tuli dalam keseharian.

Gadis mengawali materinya dengan mengajak peserta diskusi mengenali dunia tuli.

Pengenalan itu meliputi: informasi tentang kelompok tuli yang lebih suka disebut tuli daripada tunarungu dan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) lebih dianjurkan daripada Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI).

Alasannya, SIBI bukanlah bahasa alami yang berkembang di kelompok masyarakat tuli.

Halaman
123
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved