Citizen Reporter

Peduli Korban Gempa di Ambon, Puluhan Komunitas di Bangkalan Bergerak Kumpulkan Bantuan

Menyaksikan Ambon yang terus dilanda gempa sejak 26 September 2019 membuat sekitar 20 pemuda kompak mengumpulkan dana. Mereka menamakan diri Relawan B

Peduli Korban Gempa di Ambon, Puluhan Komunitas di Bangkalan Bergerak Kumpulkan Bantuan
KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTY
Sejumlah bangunan kantor pemerintahan di kawasan Passo, Kecamatan Baguala, Ambon, rusak parah akibat gempa 5,2 magnitudo yang mengguncang Kota Ambon dan sekitarnya, Kamis (10/10/2019). 

SURYA.co.id - Menyaksikan Ambon yang terus dilanda gempa sejak 26 September 2019 membuat sekitar 20 pemuda kompak mengumpulkan dana. Mereka menamakan diri Relawan Bangkalan.

Mereka turun ke jalan untuk menggalang dana, Kamis-Minggu (3-6/10/2019). Penggalangan dilakukan dua kali sehari, yakni sore (15.30-16.00) dan malam (19.00-21.00).

Bentuk kepedulian itu dilakukan oleh beberapa komunitas. Yang bergabung adalah Komunitas Rutinan Sedekah Jumat (KRSJ) Bangkalan, Berbagi Nasi Bangkalan, Emergency Bangkalan, Bikers Sholeh Bangkalan, Indonesian Escorting Ambulance Bangkalan, Bikers Subuhan Bangkalan, Remaja Kemayoran Bangkalan, Blogger Plat-M, Forum Mahasiswa Bangkalan, Keong Adventure, Mobilisasi Sehati, Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga, dan Tretan Alam Bangkalan.

Tempat pelaksanaan penggalangan dilakukan di beberapa titik di pusat kota.

Beberapa di antaranya adalah lampu merah depan Masjid Agung Bangkalan, lampu merah Tangkel arah Suramadu, lampu merah depan kampus STKIP Bangkalan, dan Taman Paseban Bangkalan dalam kegiatan car free day.

Di masing-masing titik ditempatkan dua orang.

"Berdasarkan informasi yang saya dapat, masyarakat korban gempa Ambon saat ini sedang membutuhkan beberapa kebutuhan logistik seperti makanan instan, selimut, terpal, obat-obatan, dan pakaian bayi," ujar Syifa, salah satu sukarelawan dari KRSJ Bangkalan.

Kebutuhan itu diinformasikan melalui media sosial oleh relawan yang berada di lokasi gempa. melalui rekan-rekan KRSJ Bangkalan. Total hasil penggalangan dan donatur yang didapatkan selama empat hari sebesar Rp 16.600.000.

Dana yang diperoleh ini, akan didonasikan ke Ambon berupa barang-barang sesuai kebutuhan.

"Dana yang terkumpul, akan kami salurkan berupa barang-barang yang dibutuhkan seperti selimut, makanan instan sepeti mi goreng, obat-obatan, dan beberapa kebutuhan lainnya," jelas Dini selaku bendahara pelaksana.

Barang-barang yang telah dibelikan, akan dikirim melalui jasa ekspedisi laut di Surabaya.

Barang akan diterima langsung oleh perwakilan sukarelawan di Ambon di bawah naungan BEM Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura yang beralamatkan di Jalan Ir Chr Soplanit Poka, Kota Ambon, Provinsi Maluku.

"Yang menerima Umar, Ketua BEM Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan di Universitas Pattimura Maluku," ungkap Eko selaku korlap aksi.

David Hidayat
Guru SMP Al Hikam Burneh Bangkalan
davidhidayat110@yahoo.co.id

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved