Berita Sidoarjo

Pelemparan Batu ke Arah Mobil Kembali Marak di Jalan Raya Taman-Krian Sidoarjo

"Pelakunya tidak jelas, tiba-tiba pas melintas ada batu melayang mengenai kaca depan mobil," keluh Catur, warga Sidoarjo.

Pelemparan Batu ke Arah Mobil Kembali Marak di Jalan Raya Taman-Krian Sidoarjo
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Polisi saat menggelar patroli di sejumlah jalan raya di Sidoarjo, Selasa malam. Patroli terus digencarkan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Jalan Raya Sidoarjo-Mojokerto kembali menjadi perhatian banyak kalangan. Selain karena rawan kecelakaan, aksi pelemparan batu ke arah mobil kembali marak di sana.

Sejumlah pengendara mobil belakangan kerap mengeluh ketika melintas di jalan raya Taman - Krian itu. Banyak kaca mobil pecah karena terkena lemparan batu.

"Pelakunya tidak jelas, tiba-tiba pas melintas ada batu melayang mengenai kaca depan mobil," keluh Catur, warga Sidoarjo.

Dia mengalami peristiwa itu saat melintas di sana tengah malam. Ketika suasana jalan sedang sepi, tiba-tiba terdengar suara kaca pecah.

"Saya kira menabrak sesuatu, kemudian menepi. Pas saya cek ternyata kaca depan mobil pecah karena lemparan batu," kisahnya.

Cerita Sali, Enam Jam Sembunyi di Got Penuh Lumpur Agar Tak Ditangkap Perusuh di Wamena Papua

Hal serupa disampaikan Setiawan. Saat dalam perjalanan menuju Mojokerto, kaca mobil bagian depan miliknya pecah di sebelah kiri karena lemparan batu.

Kejadiannya beberapa hari lalu. Tepatnya saat malam sekira pukul 20.00 WIB. "Tapi tidak terlihat siapa yang melempar. Tiba-tiba batu melayang di depan mobil," tutur dia.

Demikian juga dikeluhkan Yulian. Pagi hari sekitar jam 05.00 WIB mobilnya terkena lemparan batu di Jalan Raya dekat jembatan Layang Trosobo. Lokasi yang sama dengan beberapa korban lain.

Dia sempat berhenti, mencari siapa yang melempar batu di Jalan Raya itu. Tapi tidak ketemu. "Sempat curiga, ada beberapa remaja masuk ke dalam sebuah gang. Tapi kan kita tidak tahu, sehingga tidak bisa memastikan siapa pelakunya," sebut Yuli.

Sunarto, Pria yang Pulang Setelah Mayatnya Dikuburkan

Tapi tak semua korban berani berhenti, beberapa dari mereka memilih melanjutkan perjalanan. Karena khawatir peristiwa itu merupakan modus kejahatan jalanan.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved