Berita Tulungagung

Kendala Polisi yang Kesulitan Ungkap Identitas Wanita Tewas Korban Tabrak Lari di Tulungagung

Sosok perempuan yang diduga menjadi korban tabrak lari di Desa Sukowiyono, Kecamatan Karangrejo pada Selasa (8/12/2019) dini hari akhirnya meninggal.

Kendala Polisi yang Kesulitan Ungkap Identitas Wanita Tewas Korban Tabrak Lari di Tulungagung
surya.co.id/david yohanes
Perempuan yang tewas diduga korban tabrak lari di Karangrejo Tulungagung, Selasa dinihari (8/10/2019) hingga kini belum diketahui identitasnya. 

SURYA.CO.ID | TULUNGAGUNG - Sosok perempuan yang diduga menjadi korban tabrak lari di Desa Sukowiyono, Kecamatan Karangrejo pada Selasa (8/12/2019) dini hari akhirnya meninggal dunia.

Hingga Selasa malam (8/10/2019) identitas perempuan nahas itu belum diketahui.

Menurut Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia melalui Kanit Laka Lantas, Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Diyon Fitriyanto, pihaknya sudah berupaya melakukan cek sidik jari korban.

Namun, ternyata sidik jari koran tidak terbaca, sehingga identitasnya tidak bisa diketahui.

“Dugaannya korban belum pernah melakukan perekaman e-KTP. Jadi saat dicek sidik jarinya, tidak ada data yang keluar,” terang Diyon.

Diyon mengimbau masyarakat yang kehilangan keluarganya, bisa memeriksa ke kamar mayat RSUD dr Iskak Tulungagung.

Diyon memaparkan, sebelumnya ada mobil tidak dikenal melaju dari utara ke selatan, di Desa Sukowiyono, Kecamatan Karangrejo.

Sementara di depannya ada seorang pejalan kaki ke arah yang sama.

“Pengemudi mobil ini diduga tidak memperharikan kondisi lalu lintas dan tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki, sehingga dia menabrak orang di depannya,” papar Diyon.

Kini polisi juga tengah melacak mobil jenis pikap yang menabrak korban.

Seorang warga sempat mencatat nomor polisi mobil, yang diduga menabrak korban.

Dari nomor polisi itu diketahui mobil berasal dari Kabupaten Trenggalek.

Sebelumnya korban sempat dievakuasi ke RSUD dr Iskak dalam keadaan tak sadarkan diri pukul 03.19 WIB.

Korban sempat dirawat di zona kritis IGD RSUD dr Iskak, karena pendarahan dari telinga, kepala dan sejumlah luka lebam di tubuhnya, sekitar pukul 0420 WIB korban meninggal dunia.

Penulis: David Yohanes
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved