Berita Surabaya
Sekolah Diliburkan, Siswa SD & SMP di Surabaya Malah Ramaikan Demo Mahasiswa di DPRD Jatim
Meski mengaku tidak tahu apa yang menjadi tuntutan aksi demo mahasiswa, ratusan anak-anak yang diduga siswa sekolah dasar (SD) ini ikut ke jalan.
Laporan Reporter Surya.co.id, Firman
SURYA.co.id | SURABAYA - Meski mengaku tidak tahu apa yang menjadi tuntutan aksi demo mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat di Surabaya, ratusan anak-anak yang diduga siswa sekolah dasar (SD) ini ikut ke jalan.
Momentum hari libur sekolah yang diinstruksikan kepala Dinas Pendidikan kota Surabaya, Kamis (26/9/2019) ini, digunakan anak-anak ini untuk ikut berdemo.
• Selain Mahasiswa, Ratusan Pelajar SMK Juga Turun ke Jalan Ikut Unjuk Rasa Tolak RUU KUHP dan UU KPK
• Tak Hanya Mahasiswa yang Unjuk Rasa, Transgender Juga Gelar Demontrasi Tuntut RUU PKS Disahkan
• Khofifah Larang Siswa SMA SMK Ikut Demo dan Minta Mahasiswa Objektif Sampaikan Pesan Aksi
Laiknya mahasiswa, mereka membawa poster seadanya bertuliskan kritik terhadap DPR.
RK, salah seorang pelajar SD ini mengaku hanya ikut-ikutan temannya. Anak berusia 11 tahun itu juga tak mengerti apa yang dituntut rakyat kepada penguasa.
"Pokok e loss mas, melok ae, Opo jare aku iki... (pokoknya ikut mas, ikut saja, apa kata saja aku ini)," kata RK.
RK datang bersama teman-temannya yang notabene masih duduk di bangku sekolah dasar dan sekolah menengah pertama itu.
Mereka mengenakan kaus bebas dan berkumpul di sisi barat monumen tugu pahlawan Surabaya sebelum bergerak ke area gedung DPRD Provinsi Jawa Timur.
Untuk diketahui, Dinas Pendidikan Kota Surabaya menginstruksikan sekolah - sekolah TK, SD, SMP di Surabaya libur karena dikhawatirkan terganggu demonstrasi mahasiswa di DPRD Jatim.