Berita Gresik

Semburan Lumpur di Sumur Minyak di Gresik Semakin Lebar dan Berbau Minyak Tanah

Semburan Lumpur di Sumur Minyak di Gresik Semakin Lebar dan Berbau Minyak Tanah

Semburan Lumpur di Sumur Minyak di Gresik Semakin Lebar dan Berbau Minyak Tanah
SURYA.co.id/Sugiyono
Luberan sumur minyak peninggalan Belanda di Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas terlihat lebar. Semburan lumpur bercampur minyak dan gas masih terus berlangsung. Rata-rata semburan lumpur setinggi satu meter, Sabtu (21/9/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Semburan Lumpur di sumur minyak tua peninggalan Belanda mulai terlihat jelas. Tumpukan besi tua telah dipindahkan dari titik semburan lumpur berbau minyak tanah. Terlihat semburan lumpur terus menerus setinggi satu meter lebih dari dasar tanah.

Kepala Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas Subhan mengatakan lahan tersebut milik orang tuanya. Sumur minyak peninggalan Belanda itu sudah puluhan tahun ditutup menggunakan cor semen.

"Tidak tahu kenapa ini muncul kembali lumpurnya," kata Subhan, yang juga keluarga pemilik lahan, saat mengawasi pemindahan besi tua yang menutup lubang semburan lumpur bercampur gas, Sabtu (21/9/2019).

Setelah lembaran besi tua dipindahkan menggunakan alat berat, semburan lumpur bercampur minyak terlihat jelas. Di sekitar lokasi semburan juga terdapat bau menyengat minyak tanah. Supaya lumpur bercampur minyak tidak meluber terlalu banyak, di sekitar sumur dipasang batu-batu besar.

"Ini biasanya, kalau menyemburnya pelan-pelan seperti ini akan berlangsung lama. Berbeda dengan yang di Metatu Benjeng beberapa tahun kemarin itu, menyembur tinggi, kemudian beberapa Minggu sudah hilang," katanya.

Selain sumur minyak tua tersebut, ada juga sumur minyak peninggalan Belanda di sekitar lokasi semburan. Jaraknya, hanya 500 meter. Sumur tersebut tidak menyemburkan lumpur seperti di lahan kelurga Subhan. Di tempat lain, di desa Sekarkurung Kecamatan Kebomas juga pernah ada kegiatan eksplorasi yang diberi nama eksplorasi Lengowangi 2.

Penulis: Sugiyono
Editor: Akira Tandika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved