Alasan di Balik Bisnis Menjual Keperawanan yang Trend, Harga Tertinggi Mencapai Rp 38 Miliar

Alasan di Balik Bisnis Menjual Keperawanan yang Jadi Trend, Harga Tertinggi Mencapai Rp 38 Miliar

Alasan di Balik Bisnis Menjual Keperawanan yang Trend, Harga Tertinggi Mencapai Rp 38 Miliar
YouTube
Alasan di Balik Bisnis Menjual Keperawanan yang Jadi Trend, Harga Tertinggi Mencapai Rp 38 Miliar 

SURYA.co.id - Setelah kasus Fela, gadis Indonesia yang menjual keperawanannya senilai Rp 19 milir, kini justru ada bisnis serupa yang tengah menjaid trend, bahkan tak hanya di Indonesia.

Negara yang terdeteksi menjadikan bisnis menjual keperawanan trending yakni, Jerman, Prancis, dan Rumania.

Tak hanya Fela, Mahbuba Mammadzada, model terkenal dari Azerbaijan, juga mendapat penawaran serupa.

Pesta Penyuka Sesama Jenis di Serpong Terlanjur Viral di WA, Ternyata Begini Faktanya versi Polisi

5 Fakta Video Viral Mama Muda Sumedang & Supir Truk Beradegan Panas, dari Lokasi & Identitas Pemain

VIRAL Video Panas Mama Muda Sumedang, Ini Kronologi Lengkap dan Nasib 2 Pemerannya

Ilustrasi bisnis menjual keperawanan.
Ilustrasi bisnis menjual keperawanan. (Youtube)

Dilansir dari Grid.ID dalam artikel "Bisnis Lelang Keperawanan yang Kini Menjadi Tren, Harga Tertinggi Bisa Mencapai Rp38 Miliar!, Mahbuba sempat bercerita tentang beberapa motif gadis yang rela menual keperawanannya pada perbisnis kaya.

Ada yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri, membantu perekonomian keluarga, bahkan ada yang hanya ingin berkeliling dunia.

Tarif yang ditawarkan dari bisnis ini juga beragam dan sangat menggiurkan, paling tinggi bisa mencapai Rp 38 Miliar.

Mereka yang menawarkan diri pun dibilang masih sangat muda, mulai 18 tahun.

Biasanya, pelanggan yang mengikuti pelelangan berasal dari para pebisnis kaya.

Jasmine (20) dari Paris menawarkan keperawanannya dengan tarif £ 1 juta (sekitar Rp19 miliar).

Tujuannya, membantu perekonomian keluarga, berkeliling dunia dan memulai bisnis sendiri.

Halaman
12
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved