Dianggap Provokatif, Veronica Koman Jadi Tersangka

Catatan Polda Jatim, sedikitnya ada lima konten di akun media sosial milik Veronica Koman yang bermuatan berita tidak benar dan provokatif

Dianggap Provokatif, Veronica Koman Jadi Tersangka
ist
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan (tengah) ditemani Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho (kiri) dan Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara di Lobby Gedung Tribrata Mapolda Jatim. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

SURYA.co.id | SURABAYA - Polda Jatim menetapkan Veronica Koman sebagai tersangka baru atas insiden pengepungan di Asrama Mahasiswa Papua Surabaya yang berhujung bentrok di Papua Barat.

Veronica Koman dianggap terlalu sering dalam membuat konten di media sosial yang bermuatan provokatif atas insiden di Asrama Mahasisw Papua, Jumat (16/8/2019) dan bentrok di Papua Barat, Senin (19/8/2019).

Catatan Polda Jatim, sedikitnya ada lima konten di akun media sosial milik Veronica Koman yang bermuatan berita tidak benar dan provokatif.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menegaskan, Veronica Koman disangka empat pasal berlapis.

Yakni UU ITE, UU KUHP 160, UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana, dan UU 40 tahun 2008, tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

"Kami mengenakan 4 pasal berlapis," katanya di Lobby Gedung Tribrata Mapolda Jatim, Rabu (4/9/2019).

Dan penetapan status tersangka terhadap Veronica Koman atas dasar keterangan yang disampaikan enam orang saksi.

Tiga diantaranya masyarakat biasa, dan tiga orang lainnya saksi ahli.

"Ini sangat aktif di mana hasil gelar memutuskan dari bukti-bukti Dan dari hasil pemeriksaan saksi ada 6 orang 3 saksi warga biasa dan 3 saksi ahli akhirnya kami tetapkan sebagai tersangka," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved