Rabu, 22 April 2026

Berita Surabaya

BERITA SURABAYA POPULER Hari ini - Duka, Kisah, dan Identitas Korban KM Santika yang Terbakar

BERITA SURABAYA POPULER Hari ini - Duka, Kisah, dan Identitas Korban KM Santika yang Terbakar

Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Tri Mulyono
Istimewa
BERITA SURABAYA POPULER Hari ini - Duka, Kisah, dan Identitas Korban KM Santika yang Terbakar 

Mereka terombang-ambing di perairan Masalembu.

"Selama 11 sampai 12 jam di tengah laut. Semua dibantu nelayan. Kemungkinan yang saya tahu masih banyak yang belum ketemu," ujarnya.

Sama dengan yang dialami, Hadi. Kernet truk asal Blitar ini harus menaiki perahu karet untuk menyelamatkan diri.

Perahu karet itu ditumpangi 51 orang. Sehingga kondisinya sangat rawan tenggelam.

"Sempat dilewati kapal tetapi tidak mau menolong. Kita teriak-teriak tidak ada yang tolong. Perahu karet diisi 51 orang hampir jebol," tuturnya.

Diki salah satu penumpang KM Santika Nusantara sedang menyantap makanan, setelah turun dari kapal di Terminal Gapura Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Sabtu (24/8/2019).
Diki salah satu penumpang KM Santika Nusantara sedang menyantap makanan, setelah turun dari kapal di Terminal Gapura Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Sabtu (24/8/2019). (tribun jatim/willy abraham)

Selama 12 jam terombang-ambing di laut, hanya berharap bantuan kapal datang. 
Saat itu, cuaca dingin, dan gelombang tinggi.

"Jam 08.00 wib baru ditolong nelayan," kata dia.

Lanjut Hadi, jika tidak ditolong nelayan maka nyawanya mungkin sudah tidak tertolong.

"Kalau tidak salah yang meninggal cowok semua. Semua pakai pelampung mungkin tidak kuat dingin di laut," tutupnya.

4. Duka Keluarga Korban Tewas KM Santika Nusantara

Korban KM Santika Nusantara yang terbakar di Perairan Masalembu, Kamis (22/8/2019) malam, akhirnya tiba di Gapura Surya Nusantara, Kota Surabaya, Sabtu (24/8/2018) sore.

Kapal yang membawa sebanyak 53 korban selamat dan tiga orang korban meninggal dunia tersebut akhirnya bersandar usai menempuh perjalanan selama 14 jam dari Pulau Masalembu.

Tiga orang korban tewas tersebut dua di antaranya sudah teridentifikasi dan diketahui warga Jawa Timur.

Korban meninggal pertama adalah Asfani, warga Jalan Anjasmoro, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Korban kedua adalah ABK yang diketahui bernama Bekti Tri Setyanto, warga Klaten, Jawa Tengah

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved