Berita Madiun

Perampok Emas Magetan Pernah Ditahan karena Tusuk Perut Mantan Bupati Madiun

YT pernah ditahan karena menusuk mantan Bupati Madiun, Muhtarom pada Desember 2009.

Perampok Emas Magetan Pernah Ditahan karena Tusuk Perut Mantan Bupati Madiun
surya.co.id/rahadian bagus priambodo
Polisi geledah rumah mertua pelaku perampokan toko emas di Magetan. Rumah yang berada di Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun ini sehari-hari ditempati pelaku bersama istrinya. 

SURYA.co.id | MADIUN - Seorang pria berinisial YT (41) ditangkap warga usai merampok toko emas Dewi Sri di Jalan Raya Tebon, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Sabtu (24/8/2019).

Pelaku kemudian diserahkan ke Polres Magetan.

Informasi yang dihimpun, YT merupakan warga Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun.

Sehari-hari YT tinggal bersama istrinya berinisial H di Desa Sukolilo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Pasca penangkapan YT, pihak kepolisian gabungan, melakukan pengembangan dan melakukan penggeledahan di dua tempat di Kabupaten Madiun.

Lokasi yang digeledah pertama adalah kios dan rumah milik keluarga YT di Pasar Sumur Tiban atau yang dikenal Pasar Kincang di Jalan Diponegoro, Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Kemudian, tim gabungan dari Polres Magetan, Polres Madiun Kota, dan Brimob Polda Jatim melakukan penggeledahan di tempat tinggal pelaku di Desa Sukolilo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Menurut seorang warga yang tinggal di Pasar Sumur Tiban, Henry Fahrudin (49), YT pernah ditahan karena menusuk mantan Bupati Madiun, Muhtarom pada Desember 2009.

Pelaku menusuk perut Muhtarom menggunakan obeng pada saat acara dialog Bakti Sosial Terpadu (BST).

"Iya, dulu pernah ditahan. Kena setahun setengah kalau tidak salah. Nusuk Mbah Tarom (mantan Bupati Madiun) menggunakan obeng," kata Henry.

Hal ini juga dibenarkan Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro, saat dikonfirmasi.

YT pernah ditahan atas kasus penusukan mantan Bupati Madiun, Muhtarom, akhir 2009 lalu.

"Iya," kata Logos saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved