Berita Ekonomi Bisnis
Dua Influencer Game Beri Review PUBG Mobile Lite Versus Fee Fire
Sukses game PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) Mobile di Indonesia berlanjut ke Tencent yan merilis game Battle Royale lainnya, PUBGM Lite.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
Sementara itu, Free Fire menghadirkan Elite Pass hingga level 45 yang memungkinkan pemain untuk menerima lebih banyak hadiah eksklusif. Soal harga, Elite Pass juga menawarkan harga yang jauh lebih murah yaitu 75 ribu rupiah untuk unlock level, dan bundle dengan harga mulai dari 42 ribu rupiah.
Ketiga, Esports yang profesional. Dengan tujuan memperkuat komunitas game, kedua game sama-sama gencar menggelar berbagai turnamen esports di tingkat nasional maupun internasional.
Berdasarkan data statistik Esports Charts April, 2019, turnamen esports Free Fire World Cup 2019 berhasil dinobatkan sebagai turnamen esports mobile dengan jumlah penonton terbanyak di dunia, yakni 1 juta penonton di waktu yang bersamaan (concurrent view).
Di ajang turnamen internasional ini pun tim Free Fire perwakilan Indonesia berhasil merebut piala juara.
Lain halnya dengan turnamen PUBG Mobile Star Challenge Final yang mampu mengumpulkan 824 ribu penonton di waktu yang bersamaan (concurrent view), dan amat disayangkan tim PUBG Mobile perwakilan Indonesia tidak ikut serta dalam pertandingan tersebut.
Dengan rendahnya popularitas PUBG Mobile dari sisi esports, tidak banyak yang dapat diharapkan dari esports PUBGM Lite saat ini maupun kedepannya.
Youtuber Free Fire Cukk Gaming (Sidik Muhamad), ketika ditanyakan kesannya setelah mencoba PUBGM Lite mengungkapkan pengalamannya.
“Kemarin sempat mencoba gamenya karena penasaran. Tapi setelah beberapa game, saya masih lebih suka Free Fire sih. Menurut saya Free Fire lebih oke grafisnya dibanding dengan PUBGM Lite yang punya ukuran lebih besar, namun ternyata tidak bisa memberikan grafis yang lebih baik yang manjain mata. Grafis itu sendiri penting buat saya, karena sangat mempengaruhi pengalaman bermain saya," ungkapnya.
Sementara itu youtuber PUBG EJ Gaming (Erwin Jingga), mengatakan, setelah mencoba kemarin, untuk PUBGM Lite dibanding PUBGM secara file memang jauh lebih ringan. "Untuk grafisnya disamaratakan semua jadi frame ratenya hanya mentok di 30fps, untuk gadget low end sih sangat membantu, kalau untuk high end malah jadi gak seru.
Untuk fiturnya yang paling mencolok di aim assistnya, cukup membantu untuk player dengan gadget low end, tapi sangat mengganggu jika pemain ingin sampai tahap kompetitif," ungkap EJ Gaming.
Demikianlah fakta mengenai game mobile battle royale versi ringan ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/tencent-kembali-merilis-game-battle-royale-lainnya-yakni-pubgm-lite.jpg)