TNI & Polri Kejar-kejaran dengan KKB Papua Saat Usut Pembunuhan Briptu Heidar, Ada Suara Tembakan

Sempat terjadi aksi kejar-kejaran TNI & Polri dengan KKB Papua saat mengusut kasus pembunuhan Briptu Heidar

TNI & Polri Kejar-kejaran dengan KKB Papua Saat Usut Pembunuhan Briptu Heidar, Ada Suara Tembakan
Kolase Facebook TPNPB dan NET
Ilustrasi: KKB Papua dan TNI 

Kelompok itu yang menguasai daerah Kampung Usir, Kabupaten Puncak, Papua. JM diduga menembak Briptu Hedar hingga gugur dengan menggunakan senjata laras panjang.

Identitas JM terungkap berdasarkan keterangan sejumlah saksi.

Saat ini, kata Dedi, polisi masih mengejar terduga pelaku.

Namun, pengejaran juga terkendala kondisi geografis.

Komentar Menhan

Setelah Wakil Presiden Jusuf Kalla minta aparat keamanan yang bertugas di Papua agar membalas tindakan keji anggota KKB Papua terhadap Brigadir Anumerta Heidar, kini Menhan pun angkat bicara.

Briptu Hedar sebelumnya disandera oleh KKB di Kampung Usir, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (12/8/2019).

"Nanti saya konsolidasi ke kantor, saya simak betul. Bila perlu saya panggil ke kantor apa penyebabnya," kata Ryamizard usai memberi kuliah umum di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Surabaya, Rabu (14/8/2019).

Penembakan Briptu Heidar Ryamizard mengatakan sepakat dengan pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang meminta Polri untuk balas menyerang lantaran personelnya telah gugur setelah disandera oleh KKB.

Menurut dia, apa yang sudah dilakukan KKB kepada penegak hukum tidak boleh dibiarkan.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved