Senin, 20 April 2026

Viral Polisi Tangkap Penjual Motor Berkode ST di Facebook, Apa itu Kode ST? Ini Penjelasan Lengkap

Polisi menangkap seorang penjual sepeda motor dengan kode ST di Facebook. Pelaku bernama Alfi Fajar (25), warga Desa Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.

Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id
Ilustrasi sepeda motor berkode ST 

SURYA.co.id, Lumajang - Polisi menangkap seorang penjual sepeda motor dengan kode ST di Facebook. Pelaku bernama Alfi Fajar (25), warga Desa Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.

Untuk diketahui, sepeda motor berkode ST merupakan sepeda motor bodong. Ya, sepeda motor bodong itu biasa disebut motor ST atau STNK Only.

Dengan kode seperti itu, sepeda motor berkode ST itu dijual murah atau miring di pasaran seperti yang ditawarkan Alfi Fajar.

Dalam rilis yang diterima SURYA.co.id, Alfi ditangkap di wilayah Yosowilangun, Lumajang Jawa Timur berikut barang bukti sepeda motor Kawasika Ninja warna Putih tahun 2013 yang ditawarkannya.

Dalam pemeriksaan, Alfi mengaku sepeda motor itu didapat dari seseorang tak dikenal lewat facebook.

Ia mengaku membeli sepeda motor itu di Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember seharga Rp 12 juta pada Mei 2019. 

Harga sepeda motor kawasaki Ninja Putih berkode ST itu lebih murah. Di pasaran, harga motor bekas itu antara Rp 24-28 juta.

"Pelaku ini menggunakan akun bernama ‘Ulfa’ dan memasang display picture seorang perempuan yang ia ambil dari internet, untuk menutupi identitas aslinya," tutur AKP Hasran, Kasat Reskrim Polres Lumajang.

"Sesuai undang-undang, pelaku dijerat dengan pasal 480 KUHP dan diancam kurungan penjara maksimal selama 4 tahun" terang pria yang juga menjabat Kasat Reskrim Polres Lumajang tersebut.

Sementara, Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban mengatakan ingin menghapus stigma kota Begal di Lumajang.

"Saya ingin benar-benar menghapuskan stigma kota begal di Lumajang," katanya.

Kode HP Jadi Pemicu Aksi Keji Prada DP, Ini 5 Fakta Baru Pembunuhan dan Mutilasi Vera Oktaria

6 Fakta Baru Kematian Aurel Anggota Paskibraka Kota Tangerang Selatan, Keluarga Temukan Kejanggalan

Sosok Aurellia Qurrota Ain, Paskibra Tangsel Meninggal dengan Luka Lebam, Fakta Terungkap di Diary

Pria ini Temukan Mayat Bayi Dalam Kulkas Milik Ibunya, Baru Ketahuan Setelah Sang Ibu Meninggal

"Untuk itu saya turunkan tim untuk selalu patroli cyber untuk mengungkap jaringan-jaringan penjualan motor bodong di media sosial."

"Saya benar-benar ingin menangkap seluruh pelaku yang memperjualbelikan motor-motor seperti ini, karena dibalik motor bodong yang dijual sangat murah."

"Terdapat warga yang terluka, trauma bahkan meninggal dunia karena aksi Begal maupun curanmor untuk mendapatkan motor tersebut," tegas Arsal.

Motor Bodong

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved