Kilas Balik

Nyaris Kena Peluru KKB Papua, Jenderal TNI Jebolan Kopassus ini Balas dengan Tembakan Lebih Gencar

Nyaris Kena Peluru KKB Papua, Jenderal TNI Jebolan Kopassus ini Balas dengan Tembakan Lebih Gencar, ini kisahnya

Nyaris Kena Peluru KKB Papua, Jenderal TNI Jebolan Kopassus ini Balas dengan Tembakan Lebih Gencar
Kolase youtube dan IST Tribun Medan
Jenderal TNI Jebolan Kopassus, Sintong Panjaitan (kanan) 

SURYA.co.id - Seorang jenderal TNI pernah nyaris kena peluru kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua saat ia masih bertugas di Kopassus

Jenderal TNI jebolan kopassus itu tak lain adalah Letnan Jenderal TNI Sintong Panjaitan, yang kepalanya pernah nyaris kena peluru KKB Papua

Pengalaman Sintong Panjaitan menghadapi KKB Papua ini tercantum dalam buku yang berjudul 'Sintong Panjaitan Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando' karya Hendro Subroto

Saat itu tanggal 7 Januari 1967, Tim kopassus pimpinan Sintong Panjaitan melakukan pembersihan sisa-sisa KKB Papua di dalam kota kecamatan Warmare.

Catatan Kriminal Egianus Kogoya Otak Serangan KKB Papua yang Masih 17 Tahun, Korbannya Tak Cuma TNI

Pimpinan KKB Papua Akhirnya Menyerah Saat Danjen Kopassus Terapkan Strateginya, Cuma Kirim 2 Orang

Ternyata Egianus Kogoya Otak Serangan KKB Papua Masih 17 Tahun, Jurnalis Senior Ungkap Sosoknya

EFEK VIRAL Joget di Nikahan Mantan, Cewek Eks Driver Ojol Kini Bisa Membeli Rumah, Ini Kisahnya!

Sintong Panjaitan
Sintong Panjaitan (Kolase kopassus.mil.id dan IST Tribun Medan)

Setelah selesai melakukan pembersihan, Sintong dan timnya kemudian menuju Manokwari dengan menggunakan Truk Reo

Perjalanan menuju Manokwari memang dikenal rawan penyergapan KKB Papua

Ketika truk berhenti di suatu ketinggian, ternyata benar KKB Papua melakukan penyergapan secara tiba-tiba

Saat itu Sintong duduk bersebelahan dengan Mayor Vordeling, Kasi 1/Intelijen Korem 171/Manokwari yang sedang merokok

Tiba-tiba mereka diberondong dengan tembakan dari jarak dekat yang hanya sekitar enam meter.

Tapi untungnya tembakan gencar itu tak mengenai Sintong karena pada saat yang bersamaan ia sedang menundukkan kepalanya

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved