Pilpres 2019

Beda Rekor Jokowi dan Prabowo jika Menang atau Kalah Berdasarkan Real Count KPU Pilpres 2019

Hasil Real Count KPU Pilpres 2019 akan membuat beda rekor Jokowi dan Prabowo dalam posisi menang atau kalah.

Beda Rekor Jokowi dan Prabowo jika Menang atau Kalah Berdasarkan Real Count KPU Pilpres 2019
Tribunnews/Jeprima
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) bersama Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat mengikuti debat Pemilu 2019 keempat di Jakarta Pusat, Sabtu (30/3/2019). Beda Rekor Jokowi dan Prabowo jika Menang atau Kalah Berdasarkan Real Count KPU Pilpres 2019 

Belum genap mengakhiri masa pemerintahannya di Solo, Jokowi pada tahun 2012 digadang Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri untuk bertarung di DKI Jakarta melawan Fauzi Bowo sang Gubernur petahana.

Mujurnya lagi, Jokowi memenangkan pemilihan Gubernur DKI Jakarta bersama Ahok dengan angka 53%.

Baru berselang dua tahun memerintah di DKI Jakarta. Jokowi-Jusuf Kalla maju sebagai calon presiden tahun 2014 melawan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Tak dinyana, Jokowi memenangkan kembali gelaran pemilihan umum keempat dengan perolehan suara 53% atau mencapai 70 juta suara.

Hari ini, Jokowi kembali maju sebagai Calon Presiden 2019-2024 dengan menggandeng Wakil Presiden Ma'ruf Amin sebagai Calon Wakil Presiden.

Lawannya masih sama, Prabowo Subianto yang menggandeng Sandiaga Uno.

Hasilnya, Jokowi dalam Hasil Hitung Cepat Litbang Kompas unggul sekitar 54% suara nasional.

Jika angka ini sama dengan angka hasil hitung rill dari KPU maka, Jokowi catat rekor baru.

Jokowi akan menjadi politisi pertama yang memenangkan sebuah pemilihan umum sebanyak lima kali secara berturut-turut dan selalu menang.

Prabowo 3 kali ikut Pilpres

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved