Sabtu, 9 Mei 2026

Travelling

Road to Bunaken: Memanjakan Mata Tanpa Jeda

Ke Manado, kurang afdol bila tak berwisata ke Pulau Bunaken. Salah satu kawasan tercantik di Sulawesi Utara.

Tayang:
Penulis: Tri Dayaning Reviati | Editor: Parmin
SURYAOnline/tri dayaning reviati
Pemandangan Pulau Bunaken, Manado, yang menarik minat pengunjung dalam dan luar negeri. 

Spot foto
Beristirahat sejenak sesampai di lokasi dan menunggu perahu yang akan mengantar ke lokasi snorkling atau melihat biota laut melalui kaca di perahu, tidak ada salahnya menyempatkan mengambil foto atau berselfi rame-rame. Banyak spot foto menarik di kawasan ini.

Di sekitar pantai, spot perahu yang ditata berdiri rapi, jembatan penghubung kapal ke daratan atau di tugu bertuliskan Pulau Bunaken.

Di sini, tour guide menawarkan pilihan yang sama menariknya bagi wisatawan. Snorkling atau wisata taman laut dengan menyaksikan keindahan bawah laut tanpa harus berbasah-basah. Ini bisa dilakukan dengan berperahu yang dilengkapi kaca di dasar perahu (katamaran). Melalui kaca ini, keindahan hamparan bukit atau menara karang, tergambar jelas.

Ikan-ikan beragam jenis dan warna berseliweran, dan terasa dekat.

Jika memilih snorkling, terlebih dahulu mengenakan perlengkapan yang tersedia. Di air, peserta juga mendapat bekal roti. Bukan untuk konsumsi di air. Tetapi, untuk memancing ikan agar keluar dari persembunyiannya di karang-karang.

Maklum, memang Bunaken terkenal dengan terumbu karangnya. Cukup 30 menit, bermain air di laut Bunaken yang cantik dan berperahu keliling, saatnya kembali ke 'base camp'.

Rasa lapar pun mulai mendera. Tidak sulit mencari tempat makan di Bunaken. Pasalnya, resto-resto banyak berjajar di sepanjang lautnya. Tinggal pilih. Perkara, menu atau sajian rata-rata hampir sama dengan mayoritas ikan.

Seperti, menu pakis kembang pepaya, kuah asam ikan, ikan bakar tongkol, dan tak ketinggalan sambal dabu dabu. Semuanya enak dan ludes dalam sekejap. 

Minum juga bisa pilih. Tetapi, es degan yang langsung dari buahnya, pilihan paling menarik.

Sebelum pulang, sempatkan untuk melihat hasil kerajinan warga setempat. Kaos dengan view Bunaken, peselam, hingga terumbu karang dan ikan-ikannya, atau daster tanpa lengan. Tidak hanya itu, ada juga pernak pernik gelang kalung dengan ciri khas burung hantu. Semua dengan harga terjangkau.

Perut kenyang, bermain air sudah, foto-foto beres, oleh-oleh sudah di tangan, saatnya berbenah dan kembali menyeberang.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved