Rumah Politik Jatim
Bawaslu Kembali Temukan Warga Negara Asing Masuk Daftar Pemilih di Jatim
Jumlah ini bertambah dari jumlah sebelumnya baru 16 orang menjadi 26 orang WNA berada di DPT. Mereka berasal dari 16 kabupaten/kota di Jatim
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
"Kami berharap Dukcapil, untuk duduk bersama. Selain verifikasi di komputer, kami harus verifikasi di lapangan," katanya.
Pada proses koordinasi selama ini, Nurul mengungkapkan bahwa tak semua jajaran Dispendukcapil di tingkat kabupaten maupun kota bersikap kooperatif dengan pihaknya.
"Ada yang datanya dikasih, ada yang tidak. Mereka (Dispendukcapil) sebut data rahasia. Padahal, kami berharap detail data WNA," ujarnya.
"Harapan kami, semua pihak paham bahwa kami bukan petugas imigrasi. Sehingga, semua pihak yang berhubungan dengan data kependudukan, bisa diajak kerjasama supaya tidak jadi polemik," tegasnya.
Pada prinsipnya, KPU bersifat terbuka terhadap berbagai laporan.
"Sehingga, kalau ada masukan, pasti kami akan tindaklanjuti. Bahkan, untuk pemilih yang telah meninggal, namun belum dihapus dari DPT, kami akan tindaklanjuti. Asalkan, jelas by name by address-nya," tegasnya.
Sejauh ini, beberapa WNA yang terindikasi masuk di DPT di Jatim telah dihapus.
"Semuanya di TMS (Tidak Memenuhi Syarat)-kan di DPT oleh kabupaten/kota," kata Nurul.
Sebaran WNA yang Masuk DPT di Jatim:
1. Madiun: 3 WNA
2. Madiun (Kota): 3 WNA
3. Batu (kota): 2 WNA
4. Ponorogo: 2 WNA
5. Sampang: 2 WNA
6. Tulungagung: 2 WNA
7. Lumajang: 2 WNA
8. Blitar: 2 WNA
9. Trenggalek: 1 WNA
10. Gresik: 1 WNA
11. Kediri: 1 WNA
12. Malang (kota): 1 WNA
13. Ngawi: 1 WNA
14. Pacitan: 1 WNA
15. Banyuwangi: 1 WNA
16. Sidoarjo: 1 WNA
Jumlah: 26 WNA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/aang-kunaifi-komisioner-bawaslu-jatim_20180115_165901.jpg)