IlawNet Mengusulkan Cara Agar Baiq Nuril Bisa Bebas, Presiden Jokowi Turut Dibawa-bawa

Kasus Baiq Nuril masih terus bergulir, Internet Lawyer Network atau IlawNet mengusulkan cara agar wanita asal Mataram itu bisa bebas

IlawNet Mengusulkan Cara Agar Baiq Nuril Bisa Bebas, Presiden Jokowi Turut Dibawa-bawa
Kompas.com/fitri
Baiq Nuril 

SURYA.co.id – Kasus Baiq Nuril masih terus bergulir, Internet Lawyer Network atau IlawNet mengusulkan cara agar wanita asal Mataram itu bisa bebas

Solusi dari IlawNet ini berhubungan dengan kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang menjerat Baiq Nuril.

Melansir dari Tribun news, Anggota IlawNet yang sekaligus peneliti institute for Criminal Justice Reform (ICJR), Anggara menduga majelis hakim tingkat kasasi tak memahami perkara.

Anggara mengungkapkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada penegakan hukum semakin berkurang gara-gara kasus Baiq Nuril ini

Salah satu cara untuk membebaskan Baiq Nuril adalah dengan pemberian amnesti.

 “Kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum semakin berkurang.”

“Jadi, salah satu cara Bu Nuril itu bisa bebas ya dengan pemberian amnesti.”         

“Tidak ada yang lain,” ujar Anggara kala ditemui Tribun di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat 16 November 2018.

Baca: 5 Fakta Tentang Adul Siswa SD di Sukabumi yang Semangat Sekolah Meski Harus Merangkak Sejauh 3 Km

Baca: Cara Beli Paket Internet Telkomsel dengan Variasi Kuota Lebih Banyak, Cukup Tekan 5 Kode Ini

Baca: Jawa Timur & Daerah Lain Umumkan Kelulusan Passing Grade SKD CPNS, Cek Peluang untuk Sistem Ranking!

Amnesti adalah penghapusan hukuman kepada seseorang yang dianggap melanggar hukum.

Selain itu Amnesti dapat diberikan oleh Presiden sebagai bentuk hak prerogatif Presiden.

Seperti yang tercantum dalam Undang-undang 1945 pasal (2) yang berbunyi ‘Presiden memberi amnesti dan abolisi dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan rakyat’.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved