Berita Entertainment
Pengakuan Najwa Shihab Saat Mau Syuting, Alami Deg-degan, Mulas, sampai Perlu Alih Profesi
Presenter Najwa Shihab masih sering mulas saat akan lakukan proses syuting
Penulis: Arum Puspita M | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id - Presenter Indonesia, Najwa Shihab, mengaku masih sering merasa deg-degan saat akan syuting.
Hal itu disampaikan oleh Najwa Shihab melalui unggahan di akun Instagram miliknya, @najwashihab.
Dalam unggahan tersebut, Nana, sapaan akrab Najwa Shihab, menuliskan keterangan bahwa walaupun dirinya sudah bertahun-tahun melakukan syuting tapi dirinya masih merasa deg-degan bahkan mulas saat kamera akan dinyalakan.
Baca: Najwa Shihab Bongkar Pesta Narkoba di Rutan Salemba, Mantan Napi: Barang & Alat Sudah Disediakan
Baca: Setelah Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas, Truk di Lamongan Dibakar Massa
"Sudah belasan tahun bekerja di depan kamera tapi rasa deg2an (dan mulas) tetap ada beberapa saat sebelum kamera itu menyala dan saya membuka acara. Tapi rasanya itu justru “sehat”. Kalau sudah merasa biasa2 aja mungkin perlu alih profesi lain. Iya kan?" tulis Nana.
Baca: Lina Sule Ternyata Sempat Ingin Kembali ke Rumah Sule, Mungkinkah Mereka Rujuk?
Baca: Gibran Rakabuming Diledek Muka Macho tapi Melambai, Kaesang Beri Tanggapan
Baca: CPNS 2018 - Identitas di KTP dan Ijazah Tidak Boleh Beda, Jika Terjadi Begini Cara Mengatasinya
Melansir dari Wikipedia, wanita kelahiran Makassar 16 September 1977 itu sudah terjun ke dunia jurnalistik sejak 2001 silam.
Nama Najwa Shihab mulai dikenal setelah dirinya mendapat penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI, red) Pusat dan PWI Jaya atas hasil liputannya saat terjadi bencana tsunami di Aceh pada 2004 lalu.
Di awal karirnya, Najwa menjadi presenter di RCTI.
Kemudian pada 2001, Nana memutuskan untuk bergabung dengan Metro TV karena menurutnya, Metro TV bisa menjawab atas minatnya di dunia jurnalistik.
Baca: Awas, Buang Tisu dan Sampah Sembarangan di Kota Surabaya Bisa Kena Denda. Sudah Ada Korbannya
Baca: Jangan buang Boarding Pass Kereta Api Anda Karena Ternyata Bisa Ditukar Tiket Gratis
Baca: Nikita Mirzani Mengaku Dipo Latief Sering Menghubunginya Malam-malam, Bilang Maaf, Lalu . . .
Setelah 17 tahun berkarir di Metro TV, alumni Fakultas Hukum UI tahun 2000 ini memutuskan untuk mengundurkan diri.
Pengunduran dirinya secara resmi diumumkan pada program Mata Najwa episode Catatan tanpa Titik.
Beberapa bulan setelah vakum dari dunia pertelevisian, Najwa Shihab kembali membawakan program yang sama yaitu Mata Najwa tapi di stasiun televisi yang berbeda.
Mata Najwa tampil kembali di Trans7 dan ditayangkan setiap hari Rabu jam 20.00.
Selama membawakan program Mata Najwa, Nana dikenal sebagai presenter yang tegas, cerdas dan memiliki ulasan yang tajam.
Hal itu dibuktikan dengan beberapa kasus yang sempat jadi sorotan setelah Najwa Shihab melalukan investigasi seperti terbongkarnya kondisi salah satu rumah tahanan di Lapas Sukamiskin, Bandung dan Rutan (Rumah Tahanan, red) Salemba, Jakarta Pusat.
Di lapas Sukamiskin, Najwa menemukan kejanggalan mengenai sel Setya Novanto.
Dalam tayangan Mata Najwa yang disiarkan, Rabu (25/7/2018) malam, tampak Setya Novanto sudah siap saat Najwa dan tim sidak datang.
"Assalamualaikum bapak, apa kabar?," sapa Najwa.
Baca: ART Ashanty Mengungkapkan Kebiasaan Azriel saat Baru Pulang ke Rumah. Pasti Cari Sosok ini!
Baca: Melly Goeslaw Bocorkan Honor Nike Ardilla Setiap Kali Nyanyi, Cuma 2 Kata Tapi Bikin Kaget
Baca: Tetangga Bongkar Kehidupan Keluarga Elvy Sukaesih Sekarang, Jarang di Rumah, Lalu Tinggal di Sini
Setnov yang saat itu duduk di kursi sambil memegang buku tampak sumringah menyambut kedatangan Najwa.
"Tambah langsing aja pak," ujar Najwa.
Setnov mengaku hal itu terjadi karena setiap hari dia harus bangun jam 03.00 untuk berdoa sampai Subuh. Setelah itu di berolahraga.
"Tetap ceria," pancing Najwa.
'Kita kan ikhlas saja. Gak nyangka ya kita ketemu ya," ujarnya sambil melempar senyuman ke Najwa.
Najwa pun menanyakan soal sel yang ditempati.
Diakui Setnov, yang ditempati kini adalah sel keduanya setelah empat hari di berada di sel khusus masa pengenalan.
Dia mengaku kaget dengan tertangkapnya Kalapas Sukamiskin dalam kasus penyuapan fasilitas di ruang tahanan.
"Padahal Kalapas itu baik orangnya. Komunikasi cukup baik dengan saya," katanya.
Dia mengaku pernah punya niat bertanya mengenakai fasilitas mewah yang bisa dinikmati di sel, tetapi niat itu diurungkan.
"Saya lagi ikhlas betul," katanya.
Terkait sogokan uang Rp 200 juta hingga Rp 500 juta untuk fasilitas mewah itu, Setnov juga pernah mendengarnya.
"Kalau saya sih gak pernah," akunya.
"Ada yang nawarin," desak Najwa.
Setnov mengaku memilih mmembicarakan hal lain.
"Masalah itu saya gak mau ikut campur. Lebih aman lah," katanya sambil tersenyum.
"Pembicaraan itu ada?," desak Najwa.
Setnov kembali berkelit. "Ya, selentingan-selentingan itu ada," ujarnya.
Tim Mata Najwa menemukan kejanggalan-kejanggalan dari ucapan dan fakta yang ada di sel Setnov saat itu.
Berikut kejanggalannya:
1. List daftar nama penghuni lapas

Dalam list itu tampak nama Setya Novanto lebih besar dibanding tahanan lain.
List ini tidak dibuat permanen, tetapi berupa stiker yang terlihat masih baru ditempel.
2. Kondisi Sel

Dinding ruangan yang ditempati Setnov tampak mengelupas.
Kondisi toilet yang sangat sederhana dengan penutup dari kain.
3. Isi sel

Barang-barang yang ada di ruangan ini tidak mencerminkan profil Setnov.
Terlihat dari barang-barang pribadi seperti pakaian, makanan (supermi) dan roti biasa.
4. Ada Parfum Perempuan

Kejanggalan yang paling tampak adanya parfum perempuan merk Victoria Secret yang ada di deretan barang pribadinya.
5. Tidak ada tumpukan baju

Di sel ini juga tidak ada tumpukan baju laiknya orang dalam tahanan.
Padahal Setnov sudah dipenjara selama empat bulan.
Dari Kejanggalan-kejanggalan tim Maja Najwa mencari bukti-bukti baru.
Ternyata dari informasi 2 orang dalam Lapas ternyata memang sel yang ditunjukkan itu bukan sel Setnov.
Setnov sebenarnya menempatti sel nomor 3 Blok Timur.
Sel ini adalah gabungan dua ruangan yang dijadikan satu sehingga ukurannya cukup besar.
"Informasinya sering kali mobil datang membawa perlengkapan untuk mengisi barang-barang di sel itu," kata Najwa.
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pun terkejut melihat fakta-fakta yang diungkap tim mata najwa.
Dia lalu mengonfirmasi hal itu ke pihak-pihak terkait.
Hasilnya, sel yang dipakai Setnov untuk menjumpai Mata Najwa itu bukanlah sel yang dihuni Setnov sehari-hari.
Yasonna pun akan berkoordinasi dengan stafnya untuk menentukan langkah terkait temuan ini.
Lihat video selengkapnya:
Sedangkan di Rutan Salemba, Najwa Shihab menemukan beberapa ruangan yang digunakan untuk tempat dugem bahkan juga digunakan sebagai tempat pesta narkoba.
Seperti dilansir dari Grid.id dalam judul 'Bukan Kamar Mewah, Najwa Shihab Justru Temukan Narkoba dan Ruangan Khusus untuk Dugem di Rutan Salemba'
Dalam akun Instagram @najwashihab, jurnalis ini menyebutkan ada beberapa ruangan khusus di dalam Rutan Salemba.
Bahkan dalam lapas tersebut juga ada ruangan yang dipenuhi dengan suara musik dugem.
"Ada ruang khusus di blok C dan S.
Ada musik dugemnya di blok C," tulis Najwa Shihab seperti dikutip dari akun Instagram @najwashihab, Senin (10/9/2018).
Ternyata beberapa ruangan di Rutan Salemba juga dipakai oleh sejumlah narapidana untuk pesta narkoba.
Menurut Najwa Shihab, hampir tiap hari ada sekitar ribuan orang yang memakainya.
"Seratus ribu Rupiah bisa dapat lebih banyak barang daripada di luar.
Itu sebagian pengakuan eksklusif yang didapatkan Tim Narasi TV dari mantan napi tentang pesta narkoba di penjara Salemba.
Tim Narasi juga mendapatkan rekaman visual pesta narkoba di ruang khusus di penjara Salemba.
Lengkapnya di www.narasi.tv," lanjut keteranan di akun Instagram Najwa Shihab.
Dalam video yang diunggah oleh Najwa Shihab itu, seorang napi membocorkan keseharian mereka di Rutan Salemba.
Napi yang sengaja disamarkan wajah dan identitasnya itu mengatakan bahwa narkoba di Rutan Salemba tersebut tak pernah habis.
Hampir setiap harinya selalu ada persediaan barang haram tersebut.
Menurutnya selalu ada oknum yang memasok narkoba ke dalam rutan.
"Banyak banget, kiriman orang, ribuan orang yang memakai narkoba,
barang gak ada habis-habisnya, karena ada pemasok," ujar napi tersebut.
Napi tersebut juga memberi keterangan bahwa alat-alat untuk menghisap narkoba sudah disediakan di dalam lapas.
Mereka bisa memakai barang haram tersebut di kamar masing-masing atau pesta bersama-sama di ruangan khusus.
"Memakainya di kamar, barang dan alat sudah disediakan," tutur napi tersebut.
Bukan cuma itu, di ruang khusus ada musik dugem yang disedikan pihak rutan.
"Ada musik, dugem-dugem juga ada di situ," lanjutnya.
Dilansir dari Tribun Jakarta, seorang mantan napi Rutan Salemba memberikan keterangan bahwa narkoba memang sering ditemukan di sana.
Menurutnya barang haram ini bebas keluar masuk rutan dan diketahui oleh oknum petugas.
Menanggapi hal ini banyak netizen yang geram dengan kelakuan para napi dan oknum petugas.
"Itu oknumnya tembak mati aja,, ato yg langgar2 hukum mesti ditenggelamkan aja," komentar akun @palupylopez.
"Itu rahasia umum bangtt kak najwa.. temen saya, napi narkoba, juga hidup nyaman dgn barang yg selalu tersedia di dalam," tulis akun @movingpips.
"Asal ada uang semua bisa.. istilah kerennya money talk," tambah akun @agungwibowoadi830.