Kasus Sipoa

Sidang Kasus Sipoa, Keterangan Komisaris PT BSJ Perkuat Keterlibatan Terdakwa

Sidang dugaan penipuan dengan terdakwa pejabat Sipoa Group kembali digelar. Keteragan saksi, semakin menegaskan keterlibatan terdakwa.

Sidang Kasus Sipoa, Keterangan Komisaris PT BSJ Perkuat Keterlibatan Terdakwa
surabaya.tribunnews.com/sudharma adi
Saksi Rony Suwono setelah bersaksi dalam sidang lanjutan dugaan penipuan oleh pengembang Sipoa Group, Rabu, 4 September 2018. 

“Apapun kebijakan perusahaan, Budi yang mengarahkan dan mengatur. Budi pula yang meminta untuk mengeluarkan NUP tak pada tempatnya dengan membuka bilyet giro,” terangnya.

Pertanyaan berikutnya terkait peranan para terdakwa di PT BSJ dan PT Sipoa Group.

Dia menerangkan bahwa tiga orang, yakni Budi Santoso, Klemens Sukarno Candra dan Aris Birawa adalah trio Sipoa yang menangani semua kebijakan.

“Ketiganya powerful, tapi yang paling powerful Budi, karena dalam akta pendirian mesti ada tanda tangan Budi. Mereka juga pemilik saham mayoritas di PT Sipoa,” tuturnya.

Baca: Terdakwa Sipoa Terpojok, Saksi Tegaskan Tak Ada Progres Pembangunan Apartemen

Mengenai tanggungjawab aliran dana konsumen terkait apartemen Royal Afatar World, dia menegaskan bahwa Budi Santoso yang paling bertanggungjawab. Aliran dana customer, baik yang masuk dan keluar, tergantung pada perintah Budi.

“Saya juga pernah tanya ke Budi kapan apartemen dibangun. Namun dijawab Budi bahwa menunggu investor. Itu tak lepas dari jebolnya cash flow setelah investor banyak yang menarik sahamnya,” tegasnya.

Sedangkan dari kuasa hukum terdakwa, Desima Waruwu menjelaskan, keterangan saksi yang dihadirkan pada sidang ini tak bisa dijadikan patokan. Pasalnya, keterangan saksi banyak yang tak sesuai BAP.

“Lagipula saksi Rony Suwono sempat bilang bahwa berusaha kembalikan uang konsumen yang ada di PT KSJ. Namun dia malah melaporkan ini ke Polda Jatim. Ini tentu malah jadi pahlawan kesiangan,” urainya.

Baca: Eksepsi 2 Terdakwa Ditolak, Hakim Dapat Apresiasi Puluhan Korban Sipoa Group, ini Pertimbangannya

Selain itu, dia juga meminta pada JPU untuk menghadirkan saksi yang tahu bagaimana proses pembangunan apartemen. Saksi-saksi itu adalah direktur yang menjabat di PT BSJ dan Sipoa Group pada 2014-2015 lalu.

“Saksi-saksi ini yang tahu bagaimana proses itu berjalan,” pungkasnya.

Halaman
123
Penulis: Sudharma Adi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved