Kilas Balik

Kisah Soekarno Perintahkan Buat Bom Nuklir di Indonesia, Sampai Kirim Ilmuwan untuk Belajar ke China

Soekarno pernah membelokkan program nuklir Indonesia menjadi senjata untuk melawan ancaman asing. Berikut kisahnya!

Kisah Soekarno Perintahkan Buat Bom Nuklir di Indonesia, Sampai Kirim Ilmuwan untuk Belajar ke China
Kolase surya.co.id
Presiden Soekarno 

Hasil olah tkp dari panitia tersebut menunjukkan bahwa wilayah timur Indonesia aman dari radiasi nuklir.

Selesai dengan tugas perdananya, Siwabessy dan timnya menyarankan kepada pemerintah Indonesia untuk mulai melirik dan memanfaatkan nuklir untuk kepentingan nasional.

Saran tersebut diterima oleh Soekarno dengan dibentuknya Dewan Tenaga Atom serta Lembaga Tenaga Atom (LTA).

Tanpa menunggu waktu lagi, LTA yang diketuai oleh Siwabessy itu membuat sebuah rancangan jangka panjang (blue print) pengembangan nuklir nasional.

LTA juga sangat aktif berkeliling dunia untuk mempelajari bagaimana sebuah negara mengelola nuklir.

Negara adidaya semacam AS juga tak luput dari agenda kerjasama LTA, termasuk berkolaborasi dengan International Atomic Energy Agency (IAEA).

AS yang kala itu dipimpin John F Kennedy, memandang proyek nuklir Indonesia bersifat damai, ditandai dengan kerjasama bilateral AS dan Indonesia pada Juni 1960.

Banyak keuntungan yang didapat Indonesia dari kerjasama itu, seperti sokongan dana untuk melakukan riset nuklir dalam negeri

AS juga mengirimkan tenaga ahli pernuklirannya untuk mengajari ilmuwan-ilmuwan Indonesia melakukan pengayaan uranium.

Padahal, ilmu dan peralatan pengayaan uranium sangatlah berharga dan tak setiap negara mau memberikan ilmunya ke negara lain.

Hubungan Soekarno dan John F Kennedy membuat Indonesia mampu melakukan pengayaan uranium
Hubungan Soekarno dan John F Kennedy membuat Indonesia mampu melakukan pengayaan uranium (Pinterest)

Baca: Ternyata 3 Jenis Jeroan Sapi Ini Bermanfaat Bagi Kesehatan, Berikut Penjelasan Takaran Gizinya

Baca: Pantas Sandiaga Uno Masuk Daftar Orang Terkaya, 2 Perusahaan Besarnya Investasi ke Banyak Sektor

Halaman
123
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved