Breaking News:

Kerusuhan Mako Brimob

Terungkap Alasan Sebenarnya Napi Teroris Bunuh 5 Polisi Secara Sadis di Mako Brimob

Hingga kini banyak masyarakat masih meragukan pemicu kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok adalah soal pembagian makanan.

Editor: Tri Mulyono
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Aparat kepolisian melakukan pengamanan di Markas Komando (Mako) pasca bentrok antara petugas dengan tahanan di Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018). 

Bripka Iwan Sarjana pun memberikan kesaksiannya ketika ia disandera oleh napi teroris dalam tahanan Mako Brimob Kelapa Dua.

Hal itu ia ungkapkan dalam acara Indonesia Lawyers Club yang tayang di TV One pada 15 Mei 2018 yang diunggah dalam akun youtube oleh chanel Indonesia Lawyers Club tvOne.

Baca: FOTO-FOTO & 5 Fakta Muhammad Choir, Teroris Ganteng yang Disukai Ibu-Ibu di Tangerang

Baca: Sebut Teror di Surabaya Hanya Rekayasa, Kepala Sekolah SMP di Kalimantan Barat Diberhenti Tugaskan

Bripka Iwan menceritakan pengalaman pahit yang ia alami selama menjadi anggota kepolisian.

Dengan tubuh yang masih dibalut perban, Bripka Iwan menceritakan saat itu ia disandera oleh napi teroris.

Namun, saat penyanderaan dilakukan mata Bripka Iwan ditutup oleh napi teroris sehingga tidak bisa melihat apapun.

Menurutnya, suasana di tempatnya disandera saat itu begitu sangat mencekam.

Meskipun matanya ditutup, tapi telinganya masih mendengar jelas pembicaraan napi teroris di dalam tahanan.

Namun, ia tidak tahu siapa napi teroris yang bicara padanya.

Dalam wawancaranya, Bripka Iwan mengungkapkan bahwa napi teroris ingin mengorek informasi dari anggota polisi yang saat itu disandera yang juga bagian dari anggota Densus 88.

Namun, teman-temannya lebih memilih mati dibandingkan harus membocorkan rahasia negara kepada para penjahat itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved