Single Focus
Mengintip Praktik Bisnis Pujasera Kekinian
Pujasera Kekinian kian banyak di Surabaya. Lalu seperti apa sih tips bikin pujasera biar sukses? Yuk simak pengalaman para pelakunya...
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Eben Haezer Panca
Baca: #Eatery, Tempat Nongkrong Semua Segmen, Bikin Betah Penikmat Kuliner
Meski menu yang disediakan dari PKL, manajemen tetap turun tangan untuk memastikan menu yang sampai ke pelanggan sudah terjaga kualitasnya.
Ada quality control yang bertugas untuk mencicipi menu makanan di eatery ini. Misalnya kalau bumbu batagor terlalu kental atau bubur terlalu cair, maka manajemen akan pendekatan ke PKL dan memberi masukan agar menunya diterima dengan baik oleh pelanggan.
"Setiap tiga bulan sekali kami juga evaluasi marketing mereka. Ada sistem ranking berdasarkan omset yang nantinya bisa menjadi pemacu mereka untuk berkembang," tambah wanita yang juga dokter spesialis kulit ini.
Yang ada di ranking bawah pun bukan ditinggal atau diberi hukuman. Melainkan dibina agar mampu berinovasi dan bersaing dengan pedagang yang lain.
Begitu juga jenis makanan dan harganya. Agar tetap bisa dijangkau kalangan muda, harga makanan di sini dibatasi maksimal harga Rp 11.000 hingga Rp 25.000. Manajemen tidak ingin menu terlalu mahal lantaran mereka juga melayani segmen anak sekolah.
Enam tahun berjalan bisnis eatery ini bahkan sudah membuka cabang di Sidoarjo. "Alhamdulillah sekarang omset rata-rata per bulan sampai Rp 200 juta," ujarnya.
Beberapa waktu yang lalu mereka bahkan sempat didatangi Pemkot untuk diajak kerja sama mengembangkan sentra kuliner milik pemerintah yang juga berkonsep eatery dan menggandeng PKL.
Dari segi desain tempat, ia mengamini bahwa selama ini banyak anak muda yang menggunakan tempatnya untuk makan sambil berfoto. Ternyata aspek eatery yang instagramable juga dipakai, meski bukan aspek utama.
"Yang utama tetap rasa dan harga makanan. Kalau untuk pelanggan yang memburu foto, jika makanan tidak enak selesai foto mereka tidak akan kembali. Kalau sebaliknya tentu mereka akan tetap ingin kembali," ujarnya. (ovi/fz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pujasera-makmu-surabaya_20170827_222838.jpg)