Berita Surabaya
Pejabat Eselon Dua Pemkot Surabaya Bakal Dapat Mobil Baru
Rencananya mobil itu akan dipakai untuk para pejabat dengan pangkat eselon dua atau setara dengan kepala dinas.
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Usai penetapan tunjangan transportasi untuk anggota DPRD Kota Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya memastikan, sebanyak 46 unit mobil yang sudah dibeli dengan anggaran negara tidak akan muspro.
Mobil tersebut akan dipinjampakaikan untuk pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya.
Rencananya mobil itu akan dipakai untuk para pejabat dengan pangkat eselon dua atau setara dengan kepala dinas.
Hal itu dibenarkan Kepala Bagian Perlengkapan Kota Surabaya Nur Oemaryati pada SURYA.co.id, Selasa (22/8/2017).
Ia menyebut saat ini sejumlah pejabat Pemkot sudah menggunakan mobil tersebut.
"Sudah ada yang menggunakan. Asisten dan kepala dinas. Tapi belum semua, sekarang sedang kita data mobil untuk eselon dua yang mana saja yang sudah layak diganti," ucap Nur.
Terutama yang sudah digunakan lebih dari lima tahun. Sehingga fasilitas mobil dinas akan diganti dengan kendaraan yang lebih layak dan bagus performanya.
"Kendaraan yang lama-lama sudah kita lelang. Banyak juga yang sudah laku. Artinya kendaraaan yang sudah tidak layak diganti dengan mobil dinas yang sudah sempat kita lakukan pengadaannya," ucap Nur.
Sementara itu saat ini dikatakan Nur, pihaknya masih menunggu lantaran belum semua anggota dewan yang sudah mengembalikan mobil dinas.
"Yang sudah kembali sebanyak 37 unit. Yang lain belum, entah sudah di sekwan namun belum diserahkan ke kita atau memang belum dikembalikan," kata Nur.
Soal penggunaan mobil dinas yang sudah dibeli oleh Pemkot sempat ada usulan agar mobil tersebut digunakan untuk pejabat yang belum dapat mobil dinas.
Seperti kepala puskesmas ataupun kepala UPTD. Namun menurut Nur, hal itu tidak bisa dilakukan.
"Yang dapat mobil dinas itu ada syaratnya. Setara eselon dua," katanya.
Hal senada juga disampaikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Ia mengatakan, tidak mungkin jika semua kepala puskesmas diberi mobil dinas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/mobil-dinas-dewan_20170609_202348.jpg)