Berita Surabaya
Demi Bayar Uang Kos Kekasih, Perempuan di Surabaya Rela Masuk Bui
Tsa Tsa, perempuan asal Surabaya rela masuk bui demi membantu pacarnya yang kesulitan membayar uang sewa kos. Ini yang dia lakukan sampai dibui.
Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Jalinan tali kasih Ismail Marzuki dan Tsa Tsa Tristania Paramitha dibawa sampai ke dalam bui. Sebagai wujud cintanya, Tsa Tsa rela mengambil risiko masuk bui dengan membantu sang pacar mencuri laptop dan ponsel di sebuah counter tempatnya bekerja.
Saat ini, perempuan itu sudah didudukkan sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Surabaya.
eDi persidangan, Selasa (7/3/2017), kepada majelis hakim yang diketuai Jihad Arkhanuddin SH, Tsa Tsa mengakui perbuatannya.
Dia menyebutkan, telah memberikan peluang kepada sang kekasih untuk masuk ke dalam counter dan mencuri barang-barang yang ada di dalamnya.
"Iya saya yang memberikan kunci ke Ismail," aku Tsa Tsa sembari menundukkan wajah.
Menurut Tsa Tsa, awal mula pencurian itu terjadi ketika Ismail bercerita sedang membutuhkan uang untuk membayar sewa kos.
Sebelumnya, Ismail sudah berusaha mencari pinjaman uang, namun tak kunjung memperoleh.
Di tengah pikiran yang kalut, muncul ide jahat di benak Ismail.
Dia mengusulkan kepada Tsa Tsa untuk mencuri laptop dan ponsel yang ada di counter tempat Tsa Tsa bekerja, yakni di kawasan Pasar Atom.
Tak disangka, ide gil aini disetujui oleh Tsa Tsa. Dia pun menyerahkan kunci counter kepada kekasihnya tersebut.
"Kebetulan saya dipercaya oleh pemiliknya untuk membawa kunci Pak Hakim," ungkap Tsa Tsa.
Setelah terdakwa Ismail mencuri laptop dan ponsel, Tsa Tsa pura-pura tidak tahu.
Sang pemili counter akhirnya melaporkan pencurian itu ke Polsek Pabean Cantikan.
Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa tidak ada bekas kerusakan akibat pencurian itu.
Dari situlah, polisi mencurigai adanya keterlibatan orang dalam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-pasangan-dipenjara_20170307_182402.jpg)