Berita Surabaya
Lomba Taman Herbal: Tahap I Penilaian, Tim Juri Langsung Terjun ke 8 Kelurahan
Seluruh taman yang dilombakan dinilai berdasarkan aspek kerapihan, kreativitas, inovasi, dan kesehatan tanaman.
Penulis: suryaonline | Editor: Parmin
Laporan Reporter: Fatimatuz Zahroh
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Penjurian tahap pertama Lomba Taman Herbal Bejo 2016 yang diselenggarakan oleh Surya resmi dimulai Senin (13/2/2017).
Tim juri beserta panitia mulai melakukan penilaian keliling ke lebih dari 90 kelurahan yang ikut berkompetisi.
Seluruh taman yang dilombakan dinilai berdasarkan aspek yang menjadi kriteria lomba. Yaitu kerapihan, kreativitas, inovasi, dan kesehatan tanaman.
Tim juri yang sekaligus Direktur Utama PT Yakin Raih Sukses David Walalangi mengatakan, hari ini yang didatangi untuk penjurian ada delapan titik.
Yaitu kelurahan Balongsari, Kelurahan Manukan Kulon, Kelurahan Sumberjo, Kelurahan Banjar Sugihan, Kelurahan Manukan Wetan, Kelurahan Karang Poh, Kelurahan Made, dan Kelurahan Lontar.
"Yang kita nilai berpatok pada empat kriteria tersebut di atas. Misalnya kerapihan, bagaimana mereka menata tanaman yang mereka tanam, apa memakai rak-rakan atau bagaimana, lalu untuk kriteria kreativitas, bagaimana mereka memilih tanaman yang ditanam," kata David.
Sedangkan untuk aspek inovasi, adalah bagaimana peserta mengkreasikan macam-macam tanaman yang dilombakan. Misalnya menanam herbal lain atau juga bunga atau tanaman produktif lain seperti cabe.
"Nah yang juga kami lihat adalah tentang kesehatan tanaman, apakah tanaman itu diberi pupuk khusus atau memakai jenis pupuk lebih dari satu," ucap David.
Kesehatan tanaman ini disampaikan David adalah faktor yang paling riil dan tidak bisa dimanipulasi. Karenanya ia menyarankan ke seluruh peserta agar tidak mengabaikan kriteria ini.
"Kita bisa lihat tanaman pakai pupuk atau enggak. Dia akan lebih sehat dan nggak kering," imbuhnya.
Secara khusus ia meminta agar seluruh peserta lomba untuk totalitas dalam ajang ini. Sebab bibit sebanyak 30 polybag sudah diberikan secara cuma cuma ke peserta. Begitu juga dengan pupuk.
"Jadi tinggal SDM nya bagaimana bisa menjaga kondisi tanaman supaya sehat dan hasilnya berkualitas," kata David.
Sebab bukan hanya sekedar lomba. Namun hasil dari tanaman ini juga akan dibeli oleh PT Yakin Raih Sukses.
Dari hasil penilaian hari ini David mengatakan ada beberapa yang masih belum sesuai dengan aturan. Misalnya tanaman ditanam di tanam bukan tetap di polybag. Lalu ada beberapa yang tanamannya masih tampak belum dipupuk.