Liputan Khusus Kembalinya Sang Legenda
Diaktifkan PSSI, Persema Malang Langsung Tancap Gas
Tim hanya mengikuti uji coba dengan sejumlah tim lain. Latihan pun dilakukan hanya saat hendak mengikuti uji coba.
Para pemain juga masih setia. Sewaktu-waktu Arema Indonesia disuruh main, ia mengklaim sudah siap.
"Kalaupun besok disuruh main, kami siap. Kami tetap mengandalkan pemain lama yang setia," kata Haris.
Salah satu pemain Arema Indonesia, Kurnia Adi Salasa. Kurnia merupakan kapten tim Arema Indonesia.
Pemain berusia 30 tahun kelahiran Purwodadi, Pasuruan ini gabung dengan Arema Indonesia pada 2012. Setahun kemudian tim dibekukan PSSI.
Tetapi, Kurnia memilih tetap bertahan di tim sampai sekarang. Beberapa pemain memang memilih hengkang ke tim lain.
"Arema Indonesia tim besar, bisa bergabung di sini menjadi kebanggaan. Makanya, sampai sekarang saya masih setia dengan tim," katanya.
Ketika statusnya dibekukan, tim Arema Indonesia memang tidak rutin lagi bermain.
Tim hanya mengikuti uji coba dengan sejumlah tim lain. Latihan pun dilakukan hanya saat hendak mengikuti uji coba.
Pemain lain, Asep Miftach mengatakan, sekarang para pemain Arema Indonesia mengadakan latihan pribadi. Asep sendiri berlatih pribadi di Bandung.
"Saya masih di Arema Indonesia sampai sekarang, meski belum ada kontrak," kata Asep.
Asep mulai gabung di Arema Indonesia pada 2016 sebelum mengadakan uji coba dengan Lampung FC di Lampung.
Menurutnya, beberapa kali tim latihan untuk mengadakan uji coba. Terakhir, tim berlatih di Bali untuk menghadapi rencana uji coba dengan Persewangi.
Tapi, rencana uji coba itu batal. Setelah itu, tim libur tidak ada latihan sampai sekarang.
"Saya masih menunggu kabar selanjutnya dari Pak Haris," katanya. (Bobby Constantine Kolloway/Benni Indo/Samsul Hadi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-olahraga-persema-malang_20170116_103929.jpg)