Rabu, 8 April 2026

Berita Kediri

Murid Silat Tewas, Tiga Guru Silat Ditahan, Gara-garanya ini

"Pukulannya ada yang mengepal dan tangan terbuka," jelasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Yoni
surya/Didik Mashudi
Tiga tersangka pelaku penganiayaan murid perguruan silat diamankan di Mapolres Kediri Kota, Sabtu (7/1/2017). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Kematian Viko Sandi Pratama (15) murid perguruan pencak silat berbuntut panjang.

Tiga orang instruktur perguruan pencak silat yang menjadi pelaku penganiayaan telah ditahan di Mapolres Kediri Kota, Sabtu (7/1/2016).

Ketiga pelaku penganiayaan masing-masing, Khoirudin (26) dan Ageng Hartono (19) keduanya warga Banyakan serta Agus Hasanudin (27) warga Grogol, Kabupaten Kediri.

Tersangka bakal dijerat dengan pasal 80 ayat 1 dan ayat 3 UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman maksimal pasal ini 15 tahun penjara.

Korban Sandi meninggal setelah mendapatkan pukulan dan tendangan dari ketiga pelaku yang bertindak selaku instruktur silat.

Saat itu korban yang murid perguruan pencak silat berlatih di Desa Sendang, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Materi latihan terdiri tendangan, roll dan salto.

Selain korban, ada tiga rekannya yang ikut berlatih bersama. Kasus itu terjadi saat korban bersama temannya sedang berlatih rutin.

Oleh ketiga pelaku, korban diperintah berdiri dengan posisi kuda-kuda. Kemudian diminta tahan napas dan ditendang pelaku ke arah perut.

Setelah mendapatkan tendangan, korban warga Desa Maron, Kecamatan Banyakan sempat mengeluh kesakitan dan merintih karena sesak napas.

Pelaku sempat menolong dengan mengurut dadanya namun korban terus merintih.

Mengetahui muridnya kesulitan bernapas, ketiga pelaku kemudian membawa korban ke RSM Achmad Dahlan, Kota Kediri. Namun nyawanya tidak tertolong.

Diduga penyebab kematian korban karena ada tendangan yang mengenai ulu hati.

Akibatnya korban sulit bernapas dan kemudian pingsan.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar kepada wartawan menjelaskan, ketiga orang guru silat dijadikan tersangka karena masing-masing melakukan tendangan dan pukulan ke arah dada dan perut korban.

"Pukulannya ada yang mengepal dan tangan terbuka," jelasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved