Kamis, 9 April 2026

Berita Gresik

Mengapa Kursi Roda Picu Kebakaran di RS Semen Gresik? Ini Urutan Kejadiannya

KEBAKARAN DI RS SEMEN #GRESIK. Ada ibu pasien memakai kursi roda elektrik. Saat di kamar, kursi roda dicas dalam kamar. Selanjutnya...

Penulis: M Taufik | Editor: Yuli
m taufik
Kebakaran di Rumah Sakit Semen Gresik milik PT Semen Indonesia (SI) di Jalan RA Kartini Gresik, diduga akibat konsletnya kursi roda elektrik di lantai dua paviliun, 8 Desember 2016. 

SURYA.co.id | GRESIK -  Kebakaran di Rumah Sakit (RS) Semen Gresik tidak sampai menelan korban jiwa, 8 Dsember 2016. Bahkan, disebut bahwa peristiwa itu hanya sekitar 20 menit dan tidak sampai dilaporkan ke polisi.

Diketahui, peristiwa ini berawal sekitar pukul 17.30 di kamar Jati Mas nomor 140 paviliun rumah sakit milik PT Semen Indonesia (SI).

Di kamar tersebut, sedang dirawat seorang anak bernama M Rias Al-Rasyid berusia lima tahun karena demam.

“Saat kejadian, ibu bersama kakek-nenek pasien dan pembantunya sedang berada di kamar tersebut,” ungkap Khusnul Fathoni, Humas RS Semen Gresik setelah kejadian.

Ibu pasien tersebut memakai kursi roda elektrik. Saat di kamar, kursi roda dicas di dalam kamar. Kursi roda inilah yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran.

“Saat dicas, kursi roda tiba-tiba terbakar dan sempat meledak karena terjadi korsleting listrik. Kemudian mengeluarkan asap tebal yang pekat hingga memenuhi kamar pasien,” sambung Eko Hartono, tim teknis medis RS Semen Gresik.

“Yang konslet kursi rodanya, bukan stop kontak di rumah sakit. Karena itu, yang terbakar adalah kursi roda tersebut, dan yang meledak adalah baterai di kursi roda ini,” sambung dia.

Melihat ada kebakaran, pasien dan keluarganya yang berada di dalam kamar itu langsung dievakuasi keluar. Demikian halnya semua pasien lain di paviliun, juga langsung dievakuasi menuju assembly point.

Selain mengevakuasi pasien, sejumlah perawat dan skuriti juga berusaha melakukan pemadaman api menggunakan apar yang tersedia di lokasi. “Sekitar 15 menit, api sudah padam,” tandas Fatoni.

Dan ketika petugas pemadam kebakaran dari SI dengan satu unit mobil pemadam kebakaran tiba, api sejatinya sudah padam.

Namun, masih dilakukan pembasan untuk mencegah terjadinya kebakaran lagi. Pembasahan oleh petugas PMK ini sekitar 15 menit juga.

Setelah keadaan berhasil dikendalikan, sekitar pukul 19.00 WIB semua pasien sudah dikembalikan ke kamarnya masing-masing. Hanya pasien yang kamarnya terbakar yang dipindahkan ke kamar lain.

Sementara kursi roda yang terbakar, diamankan di pos sekuriti rumah sakit. “Jadi, hanya kebakaran kecil. Dan kami memutuskan untuk tidak melaporkan peristiwa ini ke polisi,” jawab Fatoni.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved