Berita Surabaya
Kampung Nelayan Bulak Surabaya Berbenah, Ini Penampakannya
"Tanggulnya dari batu-batuan yang ditingkat menjadi empat tingkat. Dan juga ada tangga yang diantara sebagai jalan dari kapal ke daratan," katanya kep
Penulis: Rorry Nurwawati | Editor: Yoni
SURYA.co.id | SURABAYA -Perubahan drastis terlihat di kampung nelayan, Kecamatan Bulak, Surabaya.
Bila dulunya kampung ini terkesan kumuh dan tak terawat, kini mulai nampak berbeda.
Pinggiran pantai yang dulunya bersebelahan dengan rumah warga, kini telah terbangun tanggul yang megah.
Tanggul yang terbuat dari batu itu, membuat kesan apik di kampung nelayan.
Selain tanggul, sepanjang jalan di area itu juga terpasang paving. Sehingga, warga dan pengunjung tidak perlu kesulitan atau merasa kesakitan.
Kini, kampung nelayan yang bersebelahan langsung dengan Jembatan Suroboyo menjadi sempurna sebagai pelengkap Destinasi Kota Pahlawan.
Camat Bulak Suprayitno mengatakan, proses pengerjaan tanggul ini telah berlangsung sejak bukan Agustus lalu. Tanggul yang mempunyai panjang kurang lebih 300 meter ini, juga dilengkapi dengan area dermaga untuk Kapal bersandar.
Untuk saat ini, proses pengerjaan tanggul telah selesai hanya saja, tinggal pengerjaan pemavingan yang kurang 50 persen lagi.
"Tanggulnya dari batu-batuan yang ditingkat menjadi empat tingkat. Dan juga ada tangga yang diantara sebagai jalan dari kapal ke daratan," katanya kepada Surya, (4/12/20165).
Sebelumnya, kampung nelayan memang tengah berbenah. Perbaikan itu dimulai dari hal kecil yakni lingkungan, kemudian dilanjutkan dengan pembekalan dan edukasi pentingnya perubahan.
Terbaru, kampung nelayan dipoles dengan cat warna warni bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
"Setelah dicat, kemudian dilanjutkan sama pembuatan tanggul sama pemavingan. Ini sudah hampir selesai, sedikit lagi mungkin akhir Desember kelar," terangnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Namun yang terpenting adalah lanjut Suprayitno, pembekalan edukasi kepada masyarajat. Sebab, sesuai keinginan Wali Kota Surabaya warga Kampung Nelayan Bulak bisa mengemas produk UMKM dengan menarik. Sehingga, dapat mendongkrak perekonomian di Surabaya.
"Pelatihan juga. Mulai dari pelatihan pengemasan produk, pengelolaan bahan baku sari laut. Kalau tampilannya menarik, pengunjung yang datang pasti akan suka. Harapan itulah yang pernah disampaikan Bu Risma kepada warga waktu pengecatan rumah," katanya.
Sejauh ini, masyarajat sudah lebih melesat kemampuannya. Pengemasannya pun mulai terdesak dengan bagus. Sehingga, meskipun jualannya masih di Sentra Ikan Bulak (SIB) ataupun pinggir jalan, namun rata-rata warga telah pandai berkreasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-kampung-bulak-megah_20161204_190221.jpg)