Minggu, 19 April 2026

Wabup Gresik Soroti Pelaksanaan Porprov 4 Tahun Sekali, Katanya Kurang Ideal

SOROTI PORPROV. Wakil Bupati Gresik, M Qosim mengapresiasi pencapaian prestasi KONI saat Porprov 2015 di Banyuwangi.

Penulis: Fitra Ariestianto | Editor: Musahadah
surya/fitra ariestianto
Wakil Bupati Gresik M Qosim Pada Saat Membuka Rapat Anggota Tahunan KONI Gresik 

SURYA.co.id|GRESIK - Wakil Bupati Gresik, M Qosim mengapresiasi pencapaian prestasi KONI saat Porprov 2015 di Banyuwangi.

Pada even tersebut KONI Gresik meraih 30 emas, 26 perak dan 22 perunggu dan tampil di peringkat enam.

"Hasil tersebut merupakan pencapaian luar biasa, dan saya berharap KONI Gresik terus konsisten membina atletnya untuk even mendatang," ujar M Qosim saat membuka rapat anggota KONI, Kabupaten Gresik, 2016 di Gedung PPS, Semen Indonesia, Kamis (1/12/2016).

Dia mengajak KONI Gresik terus menyelenggarakan kejuaraan-kejuaraan tingkat kabupaten agar keterampilan atlet terus terasah.

Qosim juga menyoroti gelaran Porprov yang empat tahun sekali.

"Porprov empat tahun ini semakin lama waktunya, logikanya anak-anak itu sekolahnya tiga tahun mereka latihan terus menerus tidak ada kompetisi akhirnya atlet akan jenuh dan bosan. Akibatnya pelatih serta KONI tidak mendapatkan feedback," paparnya.

Maka dari itu, dia menginginkan Porprov dikembalikan pada agenda sebelumnya, yaitu dua tahun sekali, karena sudah ideal.

"Saya sedang berupaya menyarankan KONI Jatim, melalui KONI Gresik agar peraturan itu dikembalikan dua tahun sekali," imbuhnya.

Sambil menunggu usulan dari KONI Gresik dikabulkan oleh KONI Provinsi, M Qosim mengajak semua cabang olahraga (cabor) Gresik terus mengadakan agenda-agenda kejuaraan olahraga.

"Olahraga antar RT atau RW tidak apa-apa, yang penting ada kegiatan olahraga dan dari pemerintah akan berusaha didukung," tutup M Qosim.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved