Jumat, 24 April 2026

Berita Unik

VIDEO - Para Pengendara Motor Paksa Bus Ugal-Ugalan Berjalan Mundur

Mereka pun menghadang bis jurusan Surabaya-Yogyakarta itu dan memaksanya mundur pelan-pelan dan kembali ke lajur yang semestinya.

SURYA.co.id | NGANJUK - Para pengguna kendaraan di jalan yang menghubungkan antara Surabaya dengan Yogyakarta dan sekitarnya, kerap dibuat kesal oleh ulah armada-armada bus tertentu yang kerap ugal-ugalan di jalan.

Tidak hanya ugal-ugalan, bus-bus tersebut juga kerap merampas jalur yang mestinya dipakai untuk jalur berlawanan.

Sayangnya, kekesalan para pengguna jalan ini kerap kali tidak mendapat respons sehingga hal yang sama terus menerus terjadi.

Tetapi baru-baru ini beredar sebuah video amatir yang disebarkan melalui media sosial Facebook, yang memperlihatkan sekelompok pengendara motor memaksa sebuah bis berjalan mundur.

Hal ini dilakukan karena bus itu telah merampas jalur yang mestinya dipakai untuk jalur berlawanan.

Dalam akun Facebook milik seorang bernama Aditya Candra Kurniawan, video itu diberi penjelasan bahwa sejumlah pengendara motor tidak mau mengalah pada bus yang telah merampas hak mereka.

Mereka pun menghadang bus jurusan Surabaya - Yogyakarta itu dan memaksanya mundur pelan-pelan dan kembali ke lajur yang semestinya.

Peristiwa itu sendiri terjadi pada 2 November 2016 di kawasan Nganjuk-Kertosono. Saat itu sedang terjadi kecelakaan truk yang menyebabkan kemacetan panjang di jalur menuju Yogyakarta.

Kemungkinan karena macet itulah, pengemudi bis tersebut memilih untuk mengambil lajur lain.

Tetapi keputusan pengemudi itu rupanya salah besar.

Lihat saja videonya di atas.

UPDATE BERITA TERKINI JATIM, LIKE/SUKA SURYA Online

ARSIP: Bus Ngebut dan Lawan Arus di Gresik, Tabrak Pengendara Motor yang Mau Menyeberang

ARSIP: Sopir Bus Ugal-ugalan, Tewaskan PNS Tuban

ARSIP: Tahu yang Ditabrak Banyak Prajurit TNI AL, Sopir Bus Rukun Jaya Pilih Ngacir

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved