Wisata Kuliner

Sup Iga Kambing Tak Bau Amis, Rahasianya Tambahkan Jahe dan Laos

Iga kambing dan iga sapi ini, dimasak dengan bahan yang sama, yaitu pakai bawang putih, bawang merah, sereh.

Sup Iga Kambing Tak Bau Amis, Rahasianya Tambahkan Jahe dan Laos
surya/achmad pramudito
Menu serba kambing di Harris Hotel & Conventions Gubeng Surabaya. 

Daging yang satu ini merupakan salah satu pilihan utama pecinta kuliner. Asalnya dari sekitar tulang iga atau rusuk.

Ya, iga sapi maupun kambing penuh dengan gumpalan kenyal dan sangat nikmat jika mampu diolah dengan baik.

Menu sate dan gule identik dengan kuliner daging sapi atau kambing. Selama September 2016, Harris Hotel & Conventions Gubeng Surabaya menyajikan menu khusus dari iga kambing dan iga sapi dalam sup asam pedas.

"Menu ini dibuat khusus menggunakan rempah-rempah untuk menarik pencinta kuliner dari seluruh wilayah Surabaya dan sekitarnya," kata Chef Fahriansyah.

Proses pengolahan iga kambing dan iga sapi memang beda. Untuk iga sapi, karena tidak ada bau yang terlalu menyengat dapat langsung dicuci bersih kemudian direbus selama tiga jam agar dagingnya lunak serta memperoleh kaldu dari daging serta tulangnya.

Untuk iga kambing, sebaliknya, disarankan, jangan dibersihkan dulu.

Tetapi langsung direbus sebentar dalam air, setelah mendidih baru diangkat guna menghilangkah kotoran dan baunya.

Menurut Chef Fahriansyah, air rebusan ini dibuang, lalu iga kambing dicuci di air bersih.

Iga kambing itu direbus kembali dengan air yang baru selama sekitar tiga jam supaya melunakkan daging dan mendapatkan kaldu.

"Gunakan jahe dan laos buat menghilangkan aroma amis pada daging kambing,” tegas Chef Fahriansyah.

Iga kambing dan iga sapi ini, dimasak dengan bahan yang sama, yaitu pakai bawang putih, bawang merah, sereh, daun jeruk di tumis hingga menghasilkan aroma sedap.

Kemudian, masukkan air dan kaldu, tambah garam, kunyit, serta belimbing wuluh.

Berikutnya, masukkan iga kambing atau iga sapi, dan rebus hingga bumbu meresap. Sup asem-asem iga kambing dan iga sapi siap dihidangkan.

Hidangan spesial dapat disantap pakai nasi atau lontong.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved