Rabu, 22 April 2026

Berita Blitar

Flu Singapura Kembali Mewabah di Blitar, Serang 261 Anak

"Sebab, tak semua penderitanya dirawat di puskemas, namun ada yang di rumah sakit atau rawat jalan di dokter," paparnya kepada Surya (TRIBUNnews.com N

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Yoni
surya/hanif manshuri
Sejumlah balita dan anak­anak terserang virus flu singapura sedang dirawat di RSUD dr Soegiri Lamongan. 

Di antaranya, ditandai demam tinggi, nyeri persendian, dan munculnya bintik merah bernanah bening. Bercak berair itu hampir sama dengan penyakit cacar air.

Namun bedanya, kalau cacar air itu bercaknya memenuhi sekujur tubuh. Tapi, kalau flu Singapura itu hanya terdapat pada bagian tertentu, seperti di telapak tangan, telapak kaki, dan mulut.

Seperti dialami Nadin, balita berusia 7 tahun, yang asal Desa Jeruk, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar ini. Menurut ibunya, Siti Mutmainah (38), anaknya terkena flu Singapura sejak Rabu (22/6/2016) lalu.

Itu diawali dengan demam yang cukup tinggi, kemudian disusul munculnya bintik-bintik berwarna merah di kedua telapak tangannya, kedua telapak kakinya.

"Mulai saat itu anak saya rewel, tak mau makan minum. Katanya, tenggorokannya perih kalau kemasukkan makanan," tutur Mutmainah, ditemui di Puskemas Selopuro kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Minggu (26/6/2016).

Ditambahkan Christine, untuk menghindari terjadinya penularan kian meluas, anak yang menderita penyakit ini harus memakai masker. Itu agar virusnya tak menyebar ke anak yang sehat.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved