Selamatkan Warisan Leluhur
Pemilik Museum Omah Djadoel Blitar Ini Sering Ditawari Replika Benda Cagar Budaya
Menurutnya, penjual harus jujur. Kalau replika, ya jangan sebut benda cagar budaya asli.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
Kuda pada kereta kencana asli seperti berlari, sedangkan yang replika, kudanya diam.
Kepala kusir yang asli menunduk, sedangkan replikanya tegak.
"Jual beli benda kuno memang butuh kejujuran. Niatnya juga harus jelas. Kita ingin menyelamatkan peninggalan sejarah untuk generasi selanjutnya atau hanya sekadar mencari keuntungan pribadi. Yang mencari keuntungan pribadi ini yang biasanya merusak," katanya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-omah-djadoel-blitar-ida-suharja_20160419_083544.jpg)